DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 09 Oktober 2018 / 12:40 WIB

DPRD Kulonprogo Bubarkan Pansus Raperda Perubahan Perda RTRW

KULONPROGO, KRJOGJA.com - DPRD Kulonprogo membubarkan Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Review Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2012-2032 karena menunggu pengesahan RTRW DIY.

"Karena Pemda DIY membatalkan pembahasan review RTRW pada 2018 maka DPRD Kulonprogo tidak mungkin melanjutkan pembahasan review Perda RTRW 2012-2032," kata Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati SE, Senin (08/10/2018).

Dijelaskan, pihaknya (DPRD KulonprogoRed) tidak mungkin menetapkan Raperda Perubahan Perda Nomor 1/ 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kulonprogo 2012-2032 menjadi perda sebelum RTRW provinsi ditetapkan. Pihaknya mengakhiri atau membubarkan Pansus RTRW 2012-2032 dengan catatan ada laporan pansus.

Kendati demikian pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kulonprogo dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) soal kelanjutan RTRW tersebut. "Perlu adanya tata kelola waktu pembahasan RTRW ke depan dan tata kelola perundang-undangan," jelasnya.

Secara terpisah Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Petaru) setempat R Heriyanto SH menjelaskan, ada empat rancangan peraturan daerah (raperda) yang masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah 2018 ditunda pembahasannya karena menunggu penetapan Perda RTRW DIY. RTRW DIY juga ditunda pembahasannya pada 2018. Empat raperda yang ditunda pembahasannya pada 2018 meliputi Raperda Perubahan Perda RTRW 2012-2032, Raperda tentang Pembangunan Industri, Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan dan Raperda tentang Perencanaan Tata Ruang Kawasan Strategis Bandar Udara.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 26/ 2007 tentang Tata Ruang. Peraturan daerah disusun secara berjenjang dan simultan. Artinya, harus urut dari RTRW nasional, provinsi dan kabupaten. Penetapan RTRW kabupaten tidak bisa ditetapkan sebelum RTRW nasional dan provinsi ditetapkan terlebih dahulu," tuturnya. (Rul)