DIY Editor : Agus Sigit Senin, 08 Oktober 2018 / 09:53 WIB

'Kresna Gugah' Meriahkan Dies Natalis Ke-63 UST

YOGYA, KRJOGJA.com - Pergelaran ringgit purwo atau wayang kulit semalam suntuk telah menjadi tradisi yang selalu diselenggarakan oleh Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta setiap dies natalis. Pada Dies Natali ke-63 UST tahun ini, wayang kulit mengangkat lakon 'Kresna Gugah' dengan Dalang Ki Seno Nugroho yang digelar di halaman Kampus Kebangsaan UST Yogyakarta, Sabtu (6/10/2018) malam.

 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Lakon Kresna Gugah ini menceritakan Prabu Kresna yang menjalani semedi (bertapa) 'Ngraga Sukma', yaitu meskipun jasadnya ada di bumi, namun sukmanya pergi ke kahyangan untuk mendapatkan kitab Jitabsara. Kitab tersebut berisi bagaimana berjalannya perang Baratayuda antara Pandawa dan Kurawa. Wayang kulit dimeriahkan bintang tamu Mimin dan Aprilia.

Wakil Rektor I UST Imam Ghazali mengatakan, pergelaran wayang kulit dimaksudkan untuk pengembangan dan pelestarian kebudayaan nusantara, sebagai salah satu manivestasi visi dan misi UST. Menurutnya kebudayaan sangat penting untuk menjadikan manusia yang unggul, berkarakter sekaligus berbudaya. "UST beromitmen terus melestarikan kebudayaan lokal," terang Imam disela acara.

Turut hadir menyaksikan pergelaran wayang kulit Ketua Yayasan Sarjanawiyata Tamansiswa Ki Adhi Susanto,  para Wakil Rektor, mitra kerja dan ratusan warga. Untuk menambah kemeriahan disediakan puluhan doorprize.

Wakil Rektor III UST Widodo Budhi mengatakan, pergelaran wayang kulit menjadi salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-63 UST. Sebelumnya diadakan berbagai kegiatan seperti temu ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, napak tilas dan sepeda gembira. Selain itu akan diadakan jalan sehat pada 13 Oktober mendatang. (Dev)