Ragam Editor : Agung Purwandono Kamis, 04 Oktober 2018 / 07:38 WIB

Profesi di Balik Kesuksesan Kedai Kopi dan Resto

TREN bisnis dalam bidang food & beverages (F&B) memang sedang digandrungi, hal ini dapat dilihat dari menjamurnya berbagai kedai kopi dan resto di hampir seluruh sudut Kota Yogya. 

Tak hanya cita rasa, kedai kopi dan resto juga menawarkan konsep unik sehingga mampu menarik pengunjung setiap harinya. Di balik kesuksesan kedai kopi atau resto, siapa sangka terdapat peran penting dari seorang penjual jasa, konsultan F&B. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Sama seperti konsultan di bidang lainnya, konsultan F&B bertugas membantu mewujudkan kedai kopi atau resto sesuai dengan keinginan pemilik. Hal ini sesuai dengan pernyataan Saktya Dahana, seorang konsultan dalam bidang food & beverages.

“Konsultan F&B sebenarnya sama dengan konsultan-konsultan di bidang usaha lainnya, cuma ini lebih mengerucut di bidang food & beverages. Jadi saya ini seperti orang di balik layar, banyak orang yang ingin membuka usaha di bidang kuliner, minuman, kafe tapi mereka belum memiliki pandangan, ide, atau pengalaman sehingga biasanya bekerjasama dengan konsultan F&B,” jelasnya kepada KRjogja.com belum lama ini. 

Tak hanya membantu menyusun konsep, seorang konsultan F&B juga ikut turun tangan dalam membentuk aspek-aspek lain yang diperlukan dalam membangun kedai kopi atau resto. “Tergantung pada permintaan, klien ingin saya turun tangan sampai mana, bisa cuma konsep dan gagasan, atau bisa juga sampai memegang operasional usaha, pemasaran atau melatih pegawai. Bahkan bisa juga hingga mengembangkan menu," ungkapnya.

Terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membangun bisnis di bidang food & beverages, bukan hanya soal produk, aspek-aspek lainnya pun juga harus terencana dan berjalan dengan baik.

“Jadi hal pertama yang harus diperhatikan adalah lokasi, karena kita ada di Yogya, kita harus melihat kultur atau budaya di kota ini. Kemudian harus menyesuaikan pasar, jika ada permintaan ya sebisa mungkin dipenuhi," ujarnya. 

Baca Juga : 

Ais, Sukses Berwirausaha Setelah Terpuruk Karena Broken Home
Murid Romo Mangun ini Berkarya dari Atas Kursi Roda

Seorang konsultan F&B juga harus bisa memberi gebrakan baru berupa inovasi-inovasi misalnya menciptakan sesuatu yang unik dan berbeda dari yang sudah ada. Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah service, karena dalam bisnis seperti ini kita tidak hanya menjual produk tetapi juga jasa.  "Sehingga service itu sangat penting. Barulah masuk ke kualitas produk dan brand kita keseluruhan,” jelasnya.

Pengalamannya bergelut di dunia F&B selama 8 tahun, membuat Saktya memiliki visi dan misi tak hanya mengangkat soal sajian melainkan juga SDM di kota kelahirannya yaitu Yogyakarta, lebih tepatnya dalam bidang hospitality.
 
“Visi misi saya sendiri ingin memberikan hospitality yang bagus di bidang food & beverages. Dalam membangun hospitality, saya tidak hanya ingin mengangkat nilai SDM tetapi juga nilai keramah tamahan yang sudah menjadi ciri khas warga Jogja," katanya. 

Maka, dengan begitu tamu yang datang tak hanya terkesan dengan produk yang disajikan tetapi juga pelayanannya. Selain itu mereka juga dapat mengeneralisasi bahwa Jogja memiliki hospitality yang baik,” sambungnya. (Putri Pratiwi Adiningsih)