Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 17 September 2018 / 01:10 WIB

Bantu Warga, Jembatan Gantung Dibangun di Jalur Evakuasi Merapi

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Pembangunan jembatan gantung di Dukuh Bangunsari, Desa Klakah, Kecamatan Selo, sudah memasuki tahap akhir. Posisi jembatan yang dibangun secara swadaya dibantu oleh Vertival Rescue Indonesia (VRI) tersebut sangat vital, sebab menjadi salah satu jalur evakuasi bila bencana Merapi terjadi. 

Saat disambangi akhir pekan lalu, jembatan gantung selebar 1 meter dengan panjang 24 meter tersebut dibangun menggantikan jembatan bambu, melintang di atas tebing sungai Kali Juweh sedalam 15 meter. Jalur tersebut biasanya digunakan warga setempat dengan berjalan kaki atau kendaraan roda dua menuju ke Desa Jrakah, memotong jalur dari 5 km menjadi 1 km saja.  

Kepala Desa Klakah, Haryono mengatakan, jembatan gantung dengan konstruksi baja tersebut sangat vital, terutama untuk jalur evakuasi warga setempat yang lokasinya berada dalam radius 3 km dari puncak merapi tersebut. Terlebih saat ini, status Merapi masih waspada sehingga evakuasi bisa terjadi sewaktu-waktu. "Dengan adanya jembatan gantung ini, aktivitas lalu lintas warga menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya yang menggunakan jembatan bambu," katanya.  

Koordinator Lapangan VRI, Wahyu Hidayat, menambahkan, pembangunan jebatan tersebut memakan waktu sekitar satu pekan. Tak ada kesulitan berarti dalam proses pembangunannya, kecuali menyiasati kontur tanah berupa pasir dan batu. "Itu agak menyulitkan, tapi bisa kita selesaikan," jelasnya.  

Suwarto, warga setempat menjelaskan, jembatan gantung tersebut menjadi penghubung alternatif bagi warga setempat untuk mencapai jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) atau wilayah Boyolali lainnya. Sebab Desa Klakah sendiri merupakan desa terdekat dengan puncak Merapi dan berada di pojok wilayah Boyolali. 

"Misal kalau mau ke kecamatan, jarak tempuhnya lebih pendek untuk mencapai jalur utama, sebab memotong jalur hingga 4 km. Tentu ini sangat memudahkan warga dan tak perlu khawatir melintas sebab konstruksi jembatannya dari baja," pungkasnya. (Gal)