Kegiatannya di Kendal, Namun Tak Bayar Pajak untuk Daerah

Bupati Mirna saat menerima pengurus APJATI Kabupaten Kendal. (Foto: Unggul P)

KENDAL, KRJOGJA.com - Bupati Kendal Mirna Annisa menegur Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Kabupaten Kendal terkait pembayaran Pajak untuk Kabupaten Kendal. Hal itu diketahui saat audiensi APJATI Jateng di ruang kerja Bupati terkait Medical Cek Up yang saat ini mengharuskan dilakukan di RSUD Dr H Soewondo. Saat Bupati Mirna menanyakan masalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak justru perusahaan jasa tenaga kerja indonesia yang beroperasi di kendal tidak bayar pajak untuk Kabupaten Kendal. 

Ketua APJATI Kabupaten Kendal Junaedi justru dengan lantang mengatakan kebanyakan perusahaan yang ada di Kendal adalah kantor cabang jadi tidak mengerti kantor pusat bayar pajak dimana. "Kebanyakan kami adalah kantor cabang jadi yang mengurus pajak semua kantor pusat," ujar Junaedi.

Bupati langsung menanggapi, jika seperti itu tidak usah beroperasi di Kendal kalau tidak bayar pajak di Kendal. Pihaknya akan membantu APJATI terkait pelaksanaan medical cek up dan akan merubah Perbup, akan tetapi juga harus taat pajak.

"Saya akan meminta kepada APJATI untuk menertibkan perusahaanya agar meskipun cabang namun harus ada pemasukan PAD untuk Kendal, jika tidak ya kami minta jangan beroperasi di Kendal," ujar Mirna Jumat (14/9/2018).

Pihaknya akan meminta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja untuk menertibkan dan jika perlu target PAD akan ditingkatkan. (Ung)

 

Tulis Komentar Anda