Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 14 September 2018 / 21:13 WIB

Menteri Pertanian Minta Pengusaha Tak Naikkan Harga Beras

 

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman setelah mengecek ke Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang,  minta  kepada para pengusaha/pedagang beras agar tidak menaikkan harga untuk mengambil keuntungan berlebihan.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Semua pengusaha beras di Indonesia tolong jangan ada yang menaikkan harga," kata Mentan di Jakarta, Jumat (14/9 2018).

Menurut Amran, dirinya bersama dengan Dirut Perum Bulog Budi Waseso setelah memantau langsung di pasar menemukan bahwa harga terendah yang dicek adalah Rp8.200 per kilogram sehingga dapat disimpulkan tidak ada alasan untuk menaikkan harga.

Mentan juga berpendapat bahwa bila saat ini pihak Kementerian Pertanian juga sangat memperhatikan kesejahteraan para petani, sekaligus ingin agar pihak konsumen juga senang dengan tingkat harga yang ada.

Sementara itu, Budi Waseso berpesan kepada para pedagang agar para pedagang di pasar bila ingin membeli beras dapat langsung dilakukan di gudang Bulog, yang saat ini stoknya dalam keadaan penuh.

Budi memaparkan saat ini Bulog memiliki stok hingga 2,4 juta ton, namun karena kapasitas gudang perusahaan tersebut hanya bisa menampung sekitar 2,2 juta ton, maka harus menyewa gudang milik pihak lain.

Sebagaimana diwartakan, pemerintah melalui Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan akan melakukan penetrasi pasar beras guna menjaga stabilisasi harga komoditas tersebut sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). (Ati)