Panen Kedelai Kalinampu Hasilkan 3,25 Ton/Ha

Panen kedelai di Patuk (Deddy EW)

WONOSARI, KRJOGJA.com - Kepala Dinas Pertanian (DPP) Gunungkidul Ir Bambang Wisnubroto mengungkapkan, pemerintah terus mendorong petani untuk melakukan tanam kedelai. Bahkan di Gunungkidul selama April hingga September dengan target luas tambah tanam 956 hektare, sampai akhir Agustus sudah mencapai 1.305 hektare. 

"Bahkan untuk di Kalinampu menjadi catatan tertinggi sementara. Karena satu hektar lahan mampu menghasilkan 3,25 ton.  Khusus di Kalinampu luasan lahannya mencapai 23 hektare," kata Bambang Wisnubroto usai Panen Kedelai di Kelompok Tani Bakti Rukun Dusun Kalinampu, Pengkok, Patuk, Jumat (14/09/2018).

Diungkapkan, upaya penambahan luas tanam kedelai juga dimaksudkan mencukupi kebutuhan kedelai. Serta menekan impor kedelai. Harga kedelai kini mencapai Rp 8.000 per kilogram tentunya akan meningkatkan pendapatan petani. Kualitasnya juga tidak kalah dengan kedelai impor yang harganya Rp 10.000 per kilogram. “ DPP membantu benih, peralatan dan sarana lain, agar para petani ini mampu mendukung program penanaman kedelai,” imbuhnya.

Kegiatan panen kedelai dihadiri Camat Patuk R Haryo Ambar Suwardi, muspika, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan petani. Dalam kesempatan tersebut, DPP mendorong agar petani selain menanam padi pada musim penghujan, nantinya tetap mendukung program Kementrian Pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan. Khususnya selain padi juga kedelai. (Ded)

Tulis Komentar Anda