Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 14 September 2018 / 16:46 WIB

Pemekaran Disetujui, Wilayah Kecamatan di Boyolali Bertambah

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Pemekaran tiga wilayah kecamatan di Boyolali akhirnya mendapat persetujuan melalui surat rekomendasi yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri, Jumat (7/9) pekan lalu. Dengan demikian, akan ada tiga wilayah kecamatan baru, dari semula 19 kecamatan menjadi 22 kecamatan.
 
"Meskipun ada yang harus diperbaiki, namun Kemendagri sudah menyetujuinya," kata Kabag Organisasi Setda Boyolali, Arief Wardianta beberapa hari lalu.

Ada beberapa hal yang mesti disesuaikan terkait proses pemekaran, diantaranya penyesuaian peta wilayah yang terdapat di lampiran Perda Pemekaran dengan peta sesuai tracking yang dilakukan oleh tim verifikasi dari pusat. Setelah direvisi dan dikirimkan ke pusat, selanjutnya akan dilakukan kodifikasi atau penyusunan aturan tiga wilayah kecamatan baru, yakni Kecamatan Gladagsari yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Ampel, Kecamatan Wonosamodro; pemekaran dari Kecamatan Wonosegoro, dan Kecamatan Tamansari; pemekaran dari Kecamatan Musuk.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Modifikasi yang juga mencakup pergantian alamat dan identitas administratif tersebut akan menjadi tanda tanda bahwa wilayah pemekaran sudah resmi menjadi wilayah administratif yang baru.

"Akan dilakukan penyusunan struktur organisasi yang baru. Dinas terkait juga akan melakukan jemput bola di tiga wilayah yang baru untuk proses peralihan data penduduk," katanya.

Sembari menunggu infrastruktur kecamatan baru kelar, semisal kantor kecamatan, sementara ini Pemkab akan menyewa rumah atau gedung untuk penempatan staf dan operasional kecamatan. Begitupun untuk anggaran, sementara ini masih dititipkan ke kecamatan induk hingga proses penyiapan kecamatan yang baru siap. "Dalam anggaran perubahan (APBD-P) 2018, camat induk sudah menganggarkan untuk kegiatan operasional di dua kecamatan," katanya. (Gal)