DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 14 September 2018 / 12:32 WIB

Kemensos Maksimalkan Program Sosial Pangan

YOGYA, KRJOGJA.com - Berdasar data Kementerian Sosial (Kemensos), hingga Maret 2018 penduduk miskin di Indonesia berjumlah 25,95 juta jiwa atau 9,82 persen. Untuk mengurangi beban keluarga miskin, pemerintah melalui Kemensos melakukan beberapa terobosan diantaranya dengan meluncurkan beras sejahtera (rastra) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan Rastra yang baru setahun diluncurkan tersebut, Kemensos melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Dengan adanya evaluasi tersebut nantinya diharapkan masyarakat miskin akan terbantu serta tepat sasaran dalam penyalurannya.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Kami inginkan ada penelitian komprehensif, evaluasi dalam pelaksanaannya. Harapannya kustomer atau masyarakat menjadi puas tidak ada masalah saat mengaksesnya," ungkap Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos, Andi Za Dulung dalam Seminar Hasil Pemantauan Bantuan Sosial Pangan Tahun 2018 di Hotel Cavinton Yogyakarta, Jumat (14/09/2018).

Penelitian nantinya akan dikaji secara mendalam baik oleh stakeholder, penyalur, warung maupun bank penyalur. Dengan hasil tersebut nantinya akan diperoleh informasi yang lebih baik untuk meningkatkan kinerja.

Penelitian ini dilakukan di puluhan kabupaten maupun kota di Indonesia. Hasil evaluasi dengan melibat berbagai kalangan ini diharapkan nantinya mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

"Informasi yang kami terima melalui hasil penelitian ini sangat penting dan detil. Dengan hasil ini stakeholder kami harap mampu melaksanakan program yang sudah ada dengan sebaik-baiknya," katanya. (Van)