Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 13 September 2018 / 18:22 WIB

Hama Bambung Serang Perkebunan Kelapa di Kebumen

KEBUMEN KRJOGJA.com - Hama kumbang kelapa atau bambung kini merajalela di sejumlah perkebunan kelapa di pesisir Kebumen. Selain mengganggu pertumbuhan bunga kelapa, juga mengganggu produksi nira sebagai bahan baku pembuatan gula kelapa.

“Dalam musim kemarau kali ini banyak pohon kelapa di desa kami dan desa-desa tetangga yang terserang bambung. Hama ini biasanya memang muncul saat berlangsungnya musim kemarau," ujar perajin gula kelapa Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong Kebumen, Turisman, di lahannya, Kamis (13/09/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Menurut Turisman hama tersebut berada di bagian dalam pangkal bunga kelapa dan menghisap sari makanan di bagian itu. Tak heran, pohon kelapa yang terserang hama tersebut kondisi bunganya terlihat tidak segar. Untuk bisa melihat hama-hama itu, tandan bunga kelapa harus dibelah terlebih dahulu sehingga bisa terlihat kumbang kelapa yang bersarang di dalamnya.

"Setelah sari makanan di bagian itu dihisap, bunga kelapa semakin lama semakin terlihat layu, warnanya berubah dari kuning muda menjadi coklat, kemudian rontok dari tandannya," ujar Turisman sambil memperlihatkan tandan bunga kelapa yang sudah diambil dari tempat tumbuhnya.

Menurut Turisman dan beberapa perajin gula kelapa di Tanggulangin, produksi nira di musim kemarau memang menurun dibandingkan musim penghujan. Namun kelangkaan nira itu kini diperparah dengan merajalelanya bambung.

"Karena itu, masyarakat sebaiknya tak perlu heran bila harga gula kelapa di Kebumen saat ini mahal, yaitu Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram di tingkat perajin, akibat langkanya bahan baku," ujar Suwarto, perajin gula Tanggulangin lainnya. (Dwi)