Pendidikan Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 13 September 2018 / 12:22 WIB

DILAKSANAKAN DI CILACAP

Rakor Percepatan LTT September 2018

CILACAP, KRJOGJA.com - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Luas Tambah Tanam ( LTT) padi jagung kedele (Pajale) yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Rabu (12/9).

Rakor dihadiri  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap beserta jajarannya, Passiter Kodim 0703 Kabupaten Cilacap, sekretariat Ditjen Hortikultura Kementan, LO Polbangtan dan Petugas Data Balai Penyuluhan Pertanian masing-masing kecamatan. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto, SP, MP  menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Dirjen Tanaman Pangan, capaian LTT bulan Agustus 2018 surplus secara nasional meskipun untuk Kabupaten Cilacap tidak mencapai target.  
"Hal ini perlu dicermati untuk dicarikan solusi supaya target LTT bulan September seluas 10.000 ha dapat tercapai," kata Supriyanto.
Ditambahkan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap siap mensukseskan Program Swasembada Pangan Nasional, LTT bulan ini didukung dengan dibukanya aliran Daerah Irigasi Serayu pada  15 September 2018. 

Ryan Rahutama SP, MP, dari Ditjen Hortikultura menyampaikan, kebutuhan sarana pendukung percepatan LTT dapat diusulkan dan akan segera dilaporkan kepada Ditjen Prasarana dan Sarana untuk direalisasikan. Rakor ini  untuk memaksimalkan pencapaian target di bulan September 2018. 

Budi Wijayanto, S.TP., M.Sc, dari Polbangtan menyampaikan, strategi strategi Kementerian Pertanian yaitu Optimalisasi Pemanfaatan teknologi alat dan mesin pertanian mendukung percepatan LTT, identifikasi lahan untuk tabela dan tumpangsari pada lokasi lahan rawa, lahan kering tidak di sawah, lahan sawah irigasi, lahan sawah tadah hujan.  "Masing-masing pihak harus bersinergi dan saling mendukung, sehingga akan muncul semangat berinovasi sesuai kondisi setempat," kata Budi.

Passiter Kodim 0703/Cilacap, Kapten Marjono menyampaikan, dalam rangka pencapaian swasembada pangan nasional, Kodim 0703/Cilacap selama ini dan masa mendatang melalui para Danramil beserta babinsanya, siap mendukung berbagai upaya khusus semaksimal mungkin. 

Berdasarkan informasi dari petugas data, dengan memperhatikan kondisi kekeringan saat ini, maka diperoleh kesepakatan mencapai 6.500 ha. Namun tetap berusaha keras memenuhi target 10.000 ha tersebut. Target tumpangsari Padi Jagung seluas 100 ha, siap dilaksanakan di Kecamatan Majenang.

Kabid Tanaman Pangan, Ermawati SP, MP menambahkan, harus dilaksanakan  percepatan tanam dengan melakukan sebar petuk, identifikasi potensi sumber air dan menentukan kebutuhan penyediaan sarana dan prasarana pertanian. (*)