Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 01 September 2018 / 05:31 WIB

Fokus Ibadah, Jemaah Haji Diminta Tak Bawa Politik ke Tanah Suci

ARAB SAUDI, KRJOGJA.com - Panasnya politik sampai ke jemaah haji Indonesia. Aroma Pemilihan Presiden atau Pilpres ikut bergaung hingga ke Tanah Suci. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sangat menyayangkan hal tersebut.

Dia pun meminta kepada semua pihak yang berbeda pilihan politik untuk menahan diri selama berada di Tanah Suci.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Mari sama-sama kita jaga Tanah Suci ini. Perbedaan aspirasi politik jangan sampai mencemari ibadah haji," ujar Lukman, seperti dikutip dari laman www.kemenag.go.id, Jumat (31/8/2018).

Dia mengingatkan, Imam Besar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdurrahman As-Sudais, beberapa kali mengeluarkan pernyataan di berbagai media bahwa Makkah dan Madinah adalah kota suci untuk pelaksanaan haji.

"Kita berhaji itu untuk ibadah, bukan untuk kepentingan lain," ucapnya.

Lukman juga meminta semua pihak menghargai Kerajaan Arab Saudi sebagai otoritas penyelenggara haji. Caranya, kata dia, dengan tidak melibatkan kepentingan lain selain ibadah haji selama berada di Tanah Suci.

"Mari kita jaga bersama kota suci ini dari pengaruh luar yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan ibadah," kata Lukman.(*)