DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 23 Agustus 2018 / 14:41 WIB

Pertumbuhan Kubah Lava Merapi 4600 Meter Kubik Perhari

YOGYA, KRJOGJA.com - Gunung Merapi masih berada dalam status Waspada hingga Kamis (23/8/2018) hari ini. Kubah lava baru yang muncul sejak 11 Agustus 2018 lalu pun kini terus bertumbuh yang menandakan siklus Merapi masuk erupsi magmatis bersifat efusif. 

Baca Juga: Mulai Fase Magmatik, Aktivitas Warga KRB III Masih Normal

Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencaan Geologi (BPPTKG) DIY Agus Budi Santosa kepada KRjogja.com mengatakan hingga Kamis siang ini pertumbuhan kubah lava masih stabil berada di angka 4.600 meter kubik perhari. Pertumbuhan tersebut menurut dia masih berada dalam kategori rendah di mana hingga siang hari ini posisi kubah lava masih stabil. 

“Pertumbuhan kubah lava per hari ini dan kemarin (Rabu 22/8/2018) masih tetap 4.600 meter kubik (3) perhari. Kubah lava masih stabil dan saat ini Merapi menuju fase magmatis dengan erupsi yang cenderung efusif,” ungkapnya Kamis siang. 

Himbauan yang dikeluarkan BPPTKG DIY menurut Agus masih tetap tidak ada rekomendasi aktivitas masyarakat dalam radius 3 kilometer dari puncak. “Kami juga berharap masyarakat tidak termakan isu mengenai erupsi Merapi yang tidak jelas sumbernya. Namun untuk masyarakat di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III untuk tetap meningkatkan kewaspadaan,” sambungnya. 

Baca Juga: Pertumbuhan Kubah Lava Baru Lambat, Letusan Tak Eksplosif

Sementara dari pantauan KRjogja.com melalui monitor pengamatan di Kantor BPPTKG DIY pukul 14.03 WIB diketahui suhu thermal di area 3 yang merupakan lokasi kubah lava baru mencapai 157 derajat Celcius. Dari pengamatan CCTV di puncak pun diketahui muncul gundukan material di kubah lava baru Merapi tersebut. (Fxh)