Peristiwa Editor : Agus Sigit Jumat, 10 Agustus 2018 / 16:45 WIB

Kementan Beri Bantuan Pakan Peternak Korban Gempa Lombok

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) peduli atas bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok Utara dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan membuat Posko Peduli Gempa NTB dan memberikan bantuan berupa pakan ternak, obat-obatan dan pelayanan kesehatan hewan. 

"Kami sangat peduli dengan musibah yang menimpa Saudara kita di Pulau Lombok ini, apalagi NTB ini adalah salah satu sentra produksi sapi potong (lumbung ternak) penyumbang kebutuhan nasional,”  kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) I Ketut Diarmita yang telah menyerahkan bantuan langsung  kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Bantuan ini, menurutnya, terutama ditujukan untuk kelompok ternak yang terkena dampak bencana gempa dengan harapan bisa terdistribusikan dengan baik dan bermafaat bagi peternak. tambahnya. Menurut Ketut Diarmita, setelah diidentifikasi daerah yang mengalami dampak paling serius adalah Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur. Namun sampai saat ini belum ada laporan kematian ternak.

“Bantuan ini kita berikan ke peternak di dua kabupaten tersebut karena saat mengungsi biasanya mereka panik dan belum optimal untuk mencari pakan ternak,” ungkapnya. Mengenai wilayah terdampak di Kabupaten Lombok Utara (KLU) berada di empat Kecamatan yaitu Tanjung, Pemenang, Gangga, Kahyangan, sedangkan di Kabupaten Lombok Timur berada di tiga Kecamatan, yaitu Sembalun, Sambelia dan Pringgabaya.

Saat ini, ungkap I Ketut,  persedian pakan yang di Posko Satgas PKH Peduli Gempa sebanyak 80 ton konsentrat dan 125 ton pucuk tebu. Untuk membantu ternak pengungsi yang sudah terdata, Kementan telah menyerahkan bantuan pakan sebanyak 16 ton konsentrat dan empat ton pucuk tebu. 

Lebih lanjut disampaikan bahwa Ditjen PKH telah bekerjasama dengan Pemda menyiapkan beberapa titik lokasi penampungan ternak yang aman. Selain itu juga telah menurunkan Tim aksi peduli gempa yang bertugas sejak Minggu tanggal 5 Agustus 2018 sampai dengan saat ini. "Untuk membantu evakuasi ternak dan lain-lain, Tim Aksi Peduli Gempa dari Ditjen PKH akan selalu siaga,” tandas I Ketut Diarmita. (Ful)