Dua Ormas Ikut Berantas Gerebek Judi Togel

Penjual judi togel diserahkan ke pihak berwajib (Istimewa)
YOGYA, KRJOGJA.com - Judi jenis toto gelap (Togel) masih merajalela di Yogyakarta sehingga membuat sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) merasa prihatun dan sepakat memberantas penyakit masyarakat (Pekat) ini. Dua Ormas masing-masing Balung Dewe dibawah koordinasi Yupen Ropensis dan Ormas Sedulur Tunggal Kecer (STK) dibawah kendali Yusup serta Eko menggerebek, Kamis (09/08/2018) malam menggerebek lokasi penjudian togel di wilayah Sitisewu, Gedongtengen dan Tegalrejo sekaligus menangkap 2 penjualnya, yaitu TS dan RM. Dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan pula barang bukti berupa uang sejumlah Rp 100 ribu, HP dan buku rekapan. Selanjutnya kedua pelaku diserahkan kepada penegak hukum Polrestabes Yogyakarta. Hasil pemeriksaan dan introgasi diperoleh keterangan bahwa pengendali sekaligus bandar besar Togel sudah terungkap dan dilakukan pencarian lanjutan. Dari keterangan kedua pelaku juga dijelaskan bahwa omzet penjualan dari judi togel saban harinya mencapai Rp 300 juta. Ketua Ormas Balung Dewe, Yupen Ropensis menjelaskan, permainan judi togel sudah berlangsung sejak lama dan dikelola oleh seseorang bernama Dana yang bertindak sebagai bandar besar di Yogyakarta. Dirinya mengaku sangat resah usai menerima berbagai laporan dari masyarakat karena wujud judi togel itu sudah terang-terangan. “Kami dari Ormas Balung Dewe dan Ormas STK sepakat dan bersama-sama untuk turut memberantas segala bentuk penyakit masyarakat (Pekat) yang sudah nyata-nyata membuat resah. Sehingga, malam ini kami menindaklanjuti melakukan penangkapan terhadap penjual togel dan kami serahkan kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum." (*)

Tulis Komentar Anda