Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 10 Agustus 2018 / 21:51 WIB

Jalankan Program SMT, Dishub Sukoharjo Tunggu Pemerintah Pusat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo menunggu jawaban dari pemerintah pusat terkait pengajuan permohonan empat unit armada bus sebagai fasilitas umum masyarakat. Pemkab Sukoharjo memprogramkan Sukoharjo Makmur Trans (SMT) bisa segera berjalan sebagai transportasi masyarakat. 

Kepala Dishub Sukoharjo Djoko Indrianto, Jumat (10/8/2018) mengatakan, SMT sudah menjadi program lama yang belum terlaksana sampai sekarang. Sebab untuk menjalankannya butuh armada bus dan pengadaanya tidak murah. Karena itu Dishub Sukoharjo mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah pusat.
Bantuan diajukan juga karena pemerintah pusat memiliki program bantuan bus sebagai sarana bagi masyarkat. Bus disediakan dengan maksud mempermudah masyarakat mendapatkan sarana transportasi umum. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Namun sayangnya sampai sekarang belum ada jawaban dari pemerintah pusat pada Pemkab Sukoharjo. Total ada empat unit armada bus yang diajukan dan nantinya akan dijadikan SMT.

“Bus yang kami mintakan bantuan ke pemerintah pusat itu ukuran tiga perempat dan bukan besar. Nantinya akan kami programkan sebagai SMT untuk sarana transportasi masyarakat,” ujar Djoko Indrianto.

Pemerintah pusat sendiri sampai sekarang masih melakukan kajian terkait pelaksanaanya nanti. Salah satunya berkaitan dengan rute dan jangkauan bus sebagai sarana transportasi masyarakat.

Di Sukoharjo sendiri dilihat oleh Dishub kebutuhan sarana transportasi umum masih kurang. Kalaupun ada bus jumlahnya belum memenuhi kebutuhan. Disisi lain kesediaan armada juga dianggap kurang layak. Karena itu perlu dilakukan peremajaan dengan pengadaan armada baru.

Apabila jadi dilaksanakan maka pengelolaan SMT akan dikelola bersama antara Pemkab Sukoharjo dengan perusahaan oto (PO) bus. keterlibatan PO bus dilakukan sebagai usaha Pemkab Sukoharjo merangkul mereka agar bisa tetap menjalankan usahanya.

“Karakteristik Sukoharjo memiliki 12 kecamatan dan rata rata berupa pedesaan dan jauh dari jangkauan ke kota. Jadi butuh dilakukan pengadaan bus sebagai sarana transportasi umum masyarakat,” lanjutnya.

Kelengkapan sudah selesai dilaksanakan oleh Pemkab Sukoharjo dengan menyediakan terminal bus. Termasuk juga kelengkapan lainnya di dalam terminal. Tidak ketinggalan juga rambu dan lainnya juga telah terpasang. (Mam)