Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 10 Agustus 2018 / 15:12 WIB

Didukung UMS, Desa Wisata Menari Tambah Menarik

SOLO, KRJOGJA.com - Desa Wisata Menari di Dusun Tanon Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang semakin menarik perhatian wisatawan. Kemajuan daerah tujuan wisata di Lereng Gunung Telomoyo ini salah satunya berkat sentuhan peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang melakukan pengabdian di sana.

Setelah lingkungannya semakin tertata dan sehat,  Dusun Tanon juga semakin lengkap fasilitas sarana edukasi yang tersedia bagi keluarga. Tahun ini UMS menggarap taman edukasi tanaman obat. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

"Tanaman obat ini tidak saja menarik tapi juga diminati. Karena pengunjung tidak hanya belajar tapi juga membawa pulang," kata Dr Djalal Fuadi MM, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Jumat (10/08/2018).

Tanon sejak 2012 menjadi salah satu destinasi wisata yang khas dan unik, dengan sajian paket hiburan menari dan wisata pembelajaran (outbond) serta wisata psikoterapi. "Outbound yang dikembangkan di sini berbasis aktivitas warga," jelas Trisno, seorang warga pengelola produk wisata Tanon.

Program pertama UMS adalah menggarap masalah lingkungam. "Tanon memiliki potensi wisata yang luar biasa, tapi lingkungannya dulu belum tertata. Jadi kami lebih dulu menggatap lingkungan melalui program Ipteks bagi Desa Mitra (IbMD) " tutur Jalal yang didampingi Dr Muhtadi dari Farmasi.

Dengan semakin banyaknya kunjungan wisatawan, warga pun menjadi tergugah untuk berwirausaha membuat aneka produk unggulan. Seperti membuat sabun dan snack dengan bahan baku susu. Karena Tanon termasuk penghasil susu. Warganya banyak yang beternak sapi perah. "Agar produk mereka semakin baik kami memfasilitasi membuatkan kemasan yang lebih baik."

Selain itu, tambah Djalal, UMS juga mengembangkan pupuk kompos agar bisa meningkatkan kesuburan tanah setempat sekaligus bisa menambah kesejahteraan warga Tanon. "Untuk menambah daya tarik kesenian tari yang ada, kami akan memperbarui kostumnya." (Qom)