Sensasi Sego Tiwul dan Sambal Gelap, Huh.. Hah..

Seporsi sego tiwul dan sambal gelap. (Foto: Sulistyanto)

OLAHAN tiwul dengan bahan baku gaplek dapat dicampurkan pada nasi atau sego, sehingga menjadi masakan bernama sego tiwul. Tampilan warna masakan ini bernuansa khas, yakni cokelat – putih. Ketika sego tiwul disandingkan atau disantap bersama sambal gereh – Lampung (gelap) akan mampu memberi sensasi tersendiri bagi lidah.

Gereh alias ikan asin yang berpadu dengan sambal cabai hijau bisa memberi sensasi kelezatan tersendiri, terutama ada rasa gurih, sedikit asin dan pedas. Bahan tiwul kering maupun gereh didatangkan dari Lampung dengan cara dipaketkan.

“Kebetulan istri saya berasal dari Lampung dan senang memasak, termasuk biasa membuat sego tiwul dan sambal gelap,” jelas pemilik lokasi kuliner Warung Pojok Kampung (Rupoka), Syahri, baru-baru ini.

Ditemui di lokasi usahanya kawasan Tarudan Wetan Sewon Bantul, Syahri mengatakan, tiwul kering asal Lampung sebelum diolah wujudnya bulatan-bulatan mirip kelereng. Ketika akan diolah direndam air panas sejenak agar menjadi empuk saat diolah. Setelah itu ditanak maupun dikukus layaknya memasak nasi putih biasa pada umumnya.

“Selain dicampurkan dengan nasi dan kami beri nama sego thiwul, bisa saja memesan thiwul kukus saja lalu dipadu parutan kelapa dan sambal gelap,” tandas Syahri.

Adapun gereh asal Lampung mempunyai rasa khas dan tak terlalu asin. Saat akan diolah perlu direndam juga di air panas. Dengan perendaman seperti ini menjadikan daging gereh lebih lunak dan jika ada kotorannya bisa hilang atau terbuang bersama air rendaman tersebut. Gereh yang sudah diiris tipis-tipis dan kecil-kecil lalu digoreng dan dicampurkan pada sambal cabai hijau.

Tak kalah menarik, sego tiwul cocok dikonsumsi oleh orang yang menderita diabetes karena mengandung glukatin rendah dan direkomendasikan bagi yang ingin menjaga pola hidup sehat. Termasuk juga jika ingin mengurangi resiko penyakit diabetes. Adapun tiwul buatan Lampung dikenal juga sebagai sumber karbohidrat pengganti beras tanpa bahan pengawet yang terbuat dengan bahan baku singkong pilihan.

Selain itu diproduksi secara higienis dengan menggunakan beberapa  teknologi modern seperti untuk penggilingan dan pengepresan. Ada juga tahapan fermentasi sampai  pengemasan menggunakan teknologi vakum, sehingga menghasilkan tiwul yang sempurna dengan kualitas terjaga. Cocok juga disantap rutin bagi pemilik berat badan berlebih alias membantu penurunan berat badan. (Yan)

Tulis Komentar Anda