Peduli HIV, Kader di Dusun Bayen Kalasan Dibentuk

Para kader peduli HIV Dusun Bayen Kalasan bersama dosen Unriyo usai pembekalan. (Foto: David P)

SLEMAN, KRJOGJA.com - Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) mengadakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pembentukan Kader Peduli HIV di Dusun Bayen Purwomartai Kalasan Sleman, Kamis (9/8/2018). Pembentukan Kader Peduli HIV ini sebagai strategi implementasi program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, menggandeng Puskesmas Kalasan.

Dosen Program Studi DIII Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Unriyo, Rizka Ayu Setyani SST MPH yang juga inisiator program mengatakan, kader peduli HIV berasal dari kader Posyandu."Dengan terbentuknya kader peduli HIV diharapkan menjembatani Puskesmas dan wanita usia subur serta ibu hamil dalam upaya persuasif promosi keehatan, khususnya pencegahan HIV," terang Rizka kepada KRJOGJA.com disela kegiatan. Dalam menjalankan program ini Rizka dibantu dosen lain Fika Lilik Indrawati SSiT MPH.

Dikatakan Rizka, kegiatan dimulai Voluntary Conseling and Test (VCT) pada 11 orang calon kader oleh Tim VCT Puskesmas Kalasan. Setelah itu pemberian materi kepada calon kader, terkait pencegahan penularan HIV/AIDS, pengurangan stigma dan diskriminasi oleh tim dari Unriyo. Kemudian dilanjutkan materi simulasi dari LSM Victory Plus, tentang tindakan apa yang dilakukan jika terdapat Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) atau Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA), disekitar mereka. "Kader yang terpilih dan terlatih akan memberikan sosialisasi ke masyarakat luas khususnya wanita usia subur dan ibu hamil terkait pencegahan penularan HIV AIDS," katanya.

Koordinator Pelayanan Klinis Puskesmas Kalasan, dr Izza Hidayati menyambut baik program pengabdian dari Unriyo. Menurutnya, keberadaaan kader-kader peduli HIV di dusun-dusun, akan sangat membantu Puskesmas dalam upaya sosialisasi tentang HIV/AIDS untuk meminimalisir penularan. "Semakin banyak kader, akan sangat membantu Puskesmas dalam mencegah penularan HIV," katanya. (Dev)

Tulis Komentar Anda