Gaya Hidup Agregasi    Kamis, 09 Agustus 2018 / 00:42 WIB

Mau Sperma Berkualitas, Pakai Celana Boxer Bro!

PELUANG kehamilan turut dipengaruhi oleh kualitas sperma pada pria. Meskipun pada saat ejakulasi air mani yang dikeluarkan banyak, belum tentu ada sperma di dalamnya yang mampu berenang hingga mencapai sel telur untuk melakukan pembuahan. Sebuah penelitian baru mengungkapkan bila pemilihan celana dalam pada pria ternyata berdampak besar pada kualitas sperma.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, pria yang memakai celana pendek boxer mendapatkan manfaat lebih baik. Jumlah dan konsentrasi spermanya jauh lebih tinggi

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

bila dibandingkan dengan pria yang mengenakan celana dalam ketat. Hasil ini didapatkan setelah peneliti menganalisis 656 pria berusia 18 - 56 tahun. Adapun variabel yang ditelitu meliputi fungsi testis, kerusakan DNA sperma, dan hormon reproduksi.

Penelitian ini juga mengungkapkan bila pria yang mengenakan boxer memiliki tingkat hormon perangsang folikel (FSH) yang lebih rendah. Hormon tersebut merangsang produksi sperma sebagai kompensasi untuk kerusakan testis karena peningkatan suhu skrotum sehingga terjadi penurunan jumlah dan konsentrasi sperma.

Menurut tim peneliti Harvard TH Chan School of Public Health, informasi ini sangat penting guna mendorong pemahaman yang lebih mendalam tentang pilihan pakaian dalam. Sebab hal itu memengaruhi perkembangan seksual pada pria. Dari penelitian yang dilakukan, sebanyak 53% peserta mengatakan bila mereka memilih untuk mengenakan boxer dibanding celana ketat.

Analisis peneliti menunjukkan konsentrasi sperma pria yang mengenakan boxer 25% lebih tinggi. Begitu juga dengan jumlah spermanya yang 17% lebih tinggi. Selain itu, jumlah sperma yang berenang dalam satu kali ejakulasi 33% lebih banyak. Sementara itu, terkait kerusakan DNA sperma dan hormon reproduksi, para peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan.

"Hasil ini dapat digunakan untuk meningkatkan jumlah sperma pria karena jenis pakaian dalam yang dikenakan adalah gaya hidup yang dapat dimodifikasi. Selain itu, spermatogenesis (produksi sperma) diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 90 hari," ungkap pemimpin penelitian, Dr Lidia Mínguez-Alarcón seperti yang dikutip Okezone dari Independent, Rabu (8/8/2018).

“Hasil dari penelitian ini sangat praktis. Pria dapat meningkatkan produksi sperma mereka secara mudah dengan mengubah jenis pakaian dalamnya menjadi boxer," pungkas Dr Lidia. (*)