Solar Dicampur 20 Persen Minyak Sawit, Apa Kelebihannya?

ilustrasi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa semua jenis Solar akan dicampur dengan 20 persen minyak sawit (biodiesel) mulai 1 September 2018.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulayan dalam keterangannya mengatakan, penerapan pencampuran 20 persen biodiesel dengan Solar (B20) berlaku untuk Solar subsidi dan non-subsidi yang dijual di Indonesia.

B20 ini nanti semuanya, PSO (Pubcli Service Obligation) Non-PSO, jadi hanya single product," kata Rida, Rabu (8/8/2018).

Menurut Rida, saat ini Peraturan Presiden yang menetapkan penerapan B20 sedang dalam tahap finalisasi, kemudian akan disusul dengan Peraturan Menteri ESDM sebagai turunannya.

Setelah payung hukum tersebut terbit, maka ‎mulai 1 September 2018 seluruh jenis Solar akan tercampur 20 persen minyak sawit.

"Perpresnya di Setneg, Permen lagi jalan, ada perubahan kecil-kecil lah, 1 September besok, itu harus jalan semua‎," ujarnya.(*)

Tulis Komentar Anda