Blusukan Ala Kandang Kebo, Temukan Fragmen di Tepian Sungai

Pengamatan di situs pemugaran candi kedulan. (Rahma Ayu Nabila)

SLEMAN, KRJogja.com- Kaos hitam dengan tulisan '#blusukers' menjadi ciri khas Komunitas Kandang Kebo saat berkumpul di markas kandang kebo daerah Ngalian, Kabupaten Sleman. Kandang Kebo, komunitas yang terfokus pada Situs Peninggalan Bersejarah, memiliki kegiatan rutin tiga bulan sekali bernama 'Blusukan'. 

Tidak hanya ditujukan bagi anggota komunitas saja,  Kandang Kebo juga mengajak komunitas lain dan masyarakat umum untuk turut serta meningkatkan kepedulian terhadap peninggalan bersejarah di sekitar kita. 

Baca :

Benda Purbakala Batu Gong Terbengkalai
Situs Giriroto Lengkapi Kekayaan Kepurbakalaan Jateng

Blusukan yang dilakukan pada kali ini, terfokus pada wilayah Kecamatan Kalasan, Sleman. Diawali dengan mengunjungi situs pemugaran Candi Kedulan, yang ditemukan pada tahun 1993. "Dulunya tergenang air, lalu dimanfaatkan warga untuk kolam pemancingan," ujar Antar Nugroho, perwakilan dari BPCB DIY, Minggu (5/08/18).

Kemudian, perjalanan dilanjutkan susur sungai di daerah Kalasan. Kandang Kebo bersama peserta lainnya menemukan beberapa fragmen stupa di tepi sungai. Tidak hanya itu, beberapa stupa juga ditemukan disekitar perumahan warga. 

"Sebenarnya kami dilema, jika diambil nanti kena pasal. Dilaporkan ke pihak berwajib, juga tak kunjung ditindak lanjuti," ucap salah satu perwakilan Komunitas Kandang Kebo saat berbincang santai dengan teman teman lain.

Setelah susur sungai, teman teman lain diajak untuk mengunjungi beberapa situs candi di wilayah candi sewu. Tidak dipungut biaya masuk, karena kegiatan ini bekerja sama dengan BPCB Jateng- DIY.  (Rahma Ayu Nabila) 

Tulis Komentar Anda