Pendidikan Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 05 Agustus 2018 / 23:51 WIB

UGM Bangun Ekosistem Pembelajaran Inovatif

YOGYA, KRJOGJA.com - Era Revolusi Industri 4.0 menjadi tema hangat akhir-akhir ini. Inovasi menjadi identitas dari era ini. Berbagai sektor mulai menyiapkan strategi agar mampu beradaptasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan momentum perubahan yang terjadi. Sektor pendidikan dan pembelajaran juga termasuk salah satunya.

Kepala Pusat Inovasi dan Kebijakan Akademik (PIKA) UGM, Dr. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., menilai UGM sebagai lembaga pendidikan tinggi perlu mempersiapkan mahasiswanya agar siap menghadapi masa depan dengan kemajuan teknologi ini. "Tantangannya akan semakin banyak sektor pekerjaan yang digantikan oleh mesin atau robot pintar,” ujarnya, Minggu (5/8).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Dalam kasus ini, Hatma menilai perlu membangun sikap atau karakter positif mahasiswa. Karakter itu berupa akhlak mulia, kemudahan adaptasi pada era Revolusi Industri 4.0, dan penguatan aspek pengetahuan serta keterampilan. Sikap dan karakter semacam itu tidak dapat tergantikan oleh mesin atau robot.

“Karakter tadi perlu menjadi perhatian dalam sistem pendidikan UGM sehingga semua sivitas akademiknya mempunyai kemampuan literasi manusia, literasi data, dan literasi teknologi,” ucap Hatma, Minggu (5/8).

Tantangan lain adalah karakteristik mahasiswa UGM sebagai generasi post-millenial. Generasi ini mempunyai ciri di antaranya visual based, menyukai tantangan, berani mencoba, mempunyai percaya diri tinggi, penguasaan IT yang cepat, mudah beradaptasi, dan kemampuan multi-tasking luar biasa.

Keunggulan tersebut, menurut Hatma, perlu mendapat media serta sistem pembelajaran yang sesuai. “Hal itu agar mereka mampu meningkatkan kompetensi dan ketrampilan mereka,” sarannya.  

Hatma mengungkapkan UGM sebenarnya sudah mempunyai metode dalam penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan nilai-nilai UGM melalui penerapan siberkampus.

“Siberkampus telah dipergunakan oleh UGM untuk memperluas jangkauan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai UGM ke seluruh penjuru nusantara dan pelosok dunia. Siberkampus juga hadir untuk mendukung tercapainya ekosistem pembelajaran yang inovatif dan menjamin terselenggaranya proses pembelajaran sepanjang hayat,” ujarnya. (*)