Wisata Editor : Danar Widiyanto Jumat, 03 Agustus 2018 / 07:30 WIB

SAJIKAN OLAHAN BERAGAM NAN LEZAT

Semua Hanya Ada di Maksibar Neo Malioboro

JIKA ingin makan siang di hotel, masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya sudah hafal dengan istilah Maksibar atau Makan Siang Bareng. Ternyata, istilah atau sebutan ini dipopulerkan oleh Hotel Neo Malioboro Yogyakarta. Bahkan kini menjadi ikon di hotel bintang tiga tersebut.

"Kira-kira Maksibar di Neo Malioboro sudah ada sejak tiga tahun yang lalu. Dari awal sampai sekarang tak pernah sepi. Ya rata-rata dikunjungi sebanyak 50 orang setiap harinya," ujar Executive Chef Hotel Neo Malioboro Yogyakarta Chef Firmansyah.

Kunci keberhasilannya itu, Chef Firman menjelaskan bahwa hotelnya menyediakan beragam menu kuliner yang lezat dari olahan Indonesia, Jepang, China hingga masakan barat semua ada. Atau bisa dikatakan semua menu ada dan banyak sekali. Disitu, para tamu hotel bisa makan sepuasnya hanya dengan harga Rp 59 ribu nett/pax.

Keunggulan lain, Maksibar di Neo Malioboro ada setiap hari dengan menu-menu yang berbeda. Sehingga pecinta kuliner khususnya para pelanggan setia tak merasa bosan ketika makan siang di Hotel Neo Malioboro. "Kemarin waktu kami buka paket syawalan cukup sepi. Namun setelah dibuka, Maksibar kembali ramai lagi," imbuh Asst Sales Manager Hotel Neo Malioboro Yogyakarta Niken Anggraeni.

Dijelaskan, Maksibar Kamis (26/7/2018) menu pembuka ada salad bar, sushi dan kebab. Untuk sop yang dihidangkan ialah seafood laksa, sedang hidangan utama antara lain nasi putih, nasi goreng kare sapi, ca sayuran, fuyunghai, ayam kremes, ikan sambal matah. Disitu, Hotel Neo Malioboro yang berada di Jalan Pasar Kembang No 21 Yogyakarta tersebut juga menyediakan aneka sambal, kerupuk dan beberapa stall.

"Di stall yang kami hidangkan ada bakso, tepanyaki, churos dan pukis. Sementara hidangan penutupnya yakni aneka irisan buah, aneka mini pastry, aneka cake, aneka puding dan es station. Menu ini akan di rolling setiap hari. Jadi bisa pula ada stall bakso, mie ayam, soto, pancake atau jajanan pasar dan lain-lain," jelasnya. (Aditya K)