Pendidikan Editor : Agus Sigit Rabu, 18 Juli 2018 / 12:45 WIB

Dosen dan Mahasiswa UPNVY Teliti Sumur Minyak Wonocolo

SLEMAN, KRJogja.com - 4 dosen UPN "Veteran" Yogyakarta melakukan penelitian kandungan minyak bumi pada sumur minyak tua Wonocolo Kedewan, Bojonegoro, Jawa Timur, yang kini masih menjadi ladang mata pencaharian warga sekitar. Dari hasil penelitian selain minyak mentah, dihasilkan pula air terproduksi yang ikut terangkat bersama minyak bumi. 

4 dosen tersebut yakni Ekha Yogafanny, Mth. Kristiati EA, Ayu Utami, dan Wibiana Wulan Nandari dibantu 5 mahasiswa Teknik Lingkungan UPNVY. Penelitian dilakukan dengan skema dana hibah yang didanai oleh LPPM UPNVY.

Penetapan sumur minyak tua Wonocolo sebagai Petroleum Geoheritage, menjadi awal yang baik bagi warga sekitar untuk tidak hanya menggantungkan perekonomian mereka dari sumberdaya minyak yang ada, tetapi juga dari potensi wisata kebumian khas lapangan minyak bumi. 

Dalam setiap kali produksi minyak bumi di sumur minyak tua Wonocolo, 90% zat cair yang terangkat ke permukaan adalah air terproduksi. Air terproduksi mengandung partikel padat terlarut dan tersuspensi, minyak, fenol, COD, BOD, logam berat, dll. Saat ini, air terproduksi belum diolah dengan baik dan dibuang langsung ke lingkungan. Dari hasil penelitian yang dilakukan sejak Mei 2018 hingga saat ini, diketahui bahwa air terproduksi tersebut mengandung padatan terlarut dan tersuspensi yang tinggi dan dapat berdampak negatif bagi lingkungan apabila dibuang langsung ke sungai.

Guna mendukung pengelolaan Petroleum Geoheritage Wonocolo yang berkelanjutan, hasil uji coba menunjukkan bahwa teknologi membran bioreaktor mampu menurunkan kadar padatan terlarut dalam air terproduksi hingga 95%. Namun demikian, metode ini memiliki kekurangan yaitu biaya investasi awal yang tinggi dan teknik pretreatment yang membutuhkan lahan dan biaya besar. Oleh sebab itu, saat ini sedang dilakukan penelitian lanjutan tentang filtrasi media. Harapannya, teknik pengolahan ini akan efektif dan efisien untuk menurunkan padatan terlarut dalam air terproduksi untuk dapat diterapkan di sumur minyak tua Wonocolo. (MG 19)