Kurang Tidur Dapat Merusak Kehidupan Sosial?

Ilustrasi. Foto: Okezone

KEHIDUPAN zaman yang sekarang ini serba cepat membuat seseorang jadi terlampau sibuk untuk melakukan aktivitas. Terkadang sampai ada yang merelakan waktu tidurnya demi menyelesaikan pekerjaan yang dikejar deadline. Hal ini tentunya dapat berdampak pada kesehatan seseorang tersebut karena kurang tidur.

Tak hanya kesehatan fisik, kurang tidur juga memengaruhi kesehatan mental seseorang. Selama ini diketahui bila kurang tidur dapat menurunkan kefokusan, kemampuan berpikir, kelelahan, dan hal lain yang berhubungan dengan fisik. Namun kini banyak penelitian internasional yang memfokuskan dampak kurang tidur terhadap kesehatan mental.

Karen Anne Hope Andrews, seorang psikolog klinis di Dubai menjelaskan bahwa memiliki beberapa malam kurang tidur tidak menyebabkan banyak masalah kesehatan fisik. Tapi kurang tidur sedikit saja selama beberapa hari berturut-turut dapat memengaruhi tingkat kebahagiaan seseorang secara keseluruhan.

“Kita mungkin merasa tingkat energi menjadi lebih rendah dari biasanya saat kurang tidur. Tapi lebih dari itu, kita menjadi merasa sulit untuk antusias dengan sesuatu. Selain itu, kesabaran dan toleransi menjadi lebih rendah dari biasanya," tuturnya seperti yang dikutip dari Gulf News, Rabu (11/7/2018).

Kurang tidur juga membuat seseorang menjadi lebih stres dan khawatir saat menghadapi masalah. Ada pula tanda-tanda gangguan mood seperti depresi dan kecemasan. "Tidak cukup tidur bahkan dapat membuat orang kurang mampu mengendalikan emosi negatif. Artinya mereka bisa menjadi agresif dan cepat marah," imbuh Karen.


Kondisi itu dapat merusak hubungan seseorang dengan orang lain. Sebab dirinya akan menjadi pribadi yang menyebalkan. Hal ini tentunya berdampak buruk pada kehidupan sosial orang tersebut karena hanya sedikit orang yang mau berteman dengannya. Terlebih bila dia tidak memiliki seorang teman saat merasa depresi yang bisa timbul karena kurang tidur. Hal ini dapat menyebabkan sesuatu yang fatal seperti bunuh diri.

Selain berdampak pada kesehatan mental, kurang tidur dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Pada akhirnya kondisi ini membuat seseorang lebih rentan terserang penyakit. Belum lagi kurang tidur secara terus menerus dapat mempersulit keadaan karena orang jadi enggan untuk berolahraga karena merasa kekurangan energi dan makan seasalnya lantaran merasa tidak sanggup memilih makanan yang sehat. Pola makan yang tidak sehat dan kurangnya olahraga semakin meningkatkan risiko terserang penyakit seperti diabetes, stroke, jantung, dan lainnya. (*)

Tulis Komentar Anda