Cairkan Ketegangan Pascapilgub, Ulama NU 'Ngumpulke Balung Pisah'

Istimewa

SEMARANG, KRJOGJA.com - Para ulama sepuh Nahdlatul Ulama  (NU) Jawa Tengah memrakrasai penyelenggarakan Ngumpulke Balung Pisah para eksponen NU yang pengabdiannya tersebar di banyak tempat. 

Mereka akan dikumpulkan untuk semakin bersatu dalam misi membangun umat. Acara bakal diikuti seribu lebih eksponen, akan diselenggarakan di Kampus Fakultas Kedokteran Unwahas, Minggu (15/7/2018), pukul 08.00 hingga selesai.  

BACA JUGA :

Pilgub Jateng, 31,61Persen Pemilih Tak Hadir di TPS

Ganjar-Yasin Menang, Pleno Pilgub di Sukoharjo Diwarnai Protes

Dua tokoh pemrakarsa Dr KH Ahmad Darodji Msi dan KH Ali Mufiz MPA kepada pers, Kamis (12/07/2018) menjelaskan ngumpulke balung pisah pada momentum ini, ditepatkan usai berakhirnya perhelatan demokrasi, Pilgub Jateng dan tujuh Pilkada kabupaten/kota 2018 yang banyak melibatkan eksponen NU baik secara pasangan calon, tim sukses maupun simpatisan.

Kedua, PWNU Jateng baru saja merampungkan Konferwil yang memunculkan Drs Muzamil sebagai Ketua PWNU periode 2018-2013 dan KH Ubaidillah Shodaqoh sebagai Rais Suriahnya.

“Inilah saat tepat mempertemukan mereka melalui momentum halal bihalal syawalan, bila tadinya selama proses pilkada dan konferwil sempat terjadi ketegangan karena pilihan politik yang beda, maka momen ini untuk mencairkan kembali agar tetap guyub bersatu,” jelas Kiai Darodji yang juga Ketua Umum MUI Jateng.  

Para pemrakarsa berusaha menghadirkan ulama sepuh kharismatik KH Maemun Zuber. Kiai darodji menjelaskan, dirinya bersama KH Ali Mufiz, Dr KH Noor Ahmad dan KH Muhyiddin, sudah sowan Mbah Maemun Zuber di kediamannya, di Sarang, Rembang. (Isi)

Tulis Komentar Anda