Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 13 Juli 2018 / 12:09 WIB

Jembatan Rusak Belum Tersentuh Perbaikan

SRAGEN, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) gencar membangun infrastruktur jalan dengan anggaran lebih dari Rp 300 miliar pada 2018 ini. Namun dana sebesar itu tetap belum bisa menyentuh perbaikan seluruh infratsruktur jalan dan jembatan yang rusak. Setidaknya ada empat jembatan yang rusak parah belum tersentuh anggaran perbaikan.

Empat jembatan itu yakni Jembatan Juwok (Kecamatan Sukodono), Jembatan Trombol (Mondokan), Jembatan Bejingan (Masaran), dan Jembatan Musuk (Sambirejo). Warga yang tinggal di sekitar empat jembatan rusak itu sudah jengah karena tak kunjung diperbaiki. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Anggota Komisi III DPRD Sragen, Nasihul Anshori kepada wartawan Jumat (13/7) mengatakan, kerusakan Jembatan Trombol dan Juwok sudah sangat parah. Kerusakan sudah terjadi beberapa tahun terakhir dan belum tersentuh perbaikan. "Kondisinya sudah sangat parah, bahkan sudah ditutup untuk akses kendaraan. Kami akan mendesak pemkab segera menganggarkan perbaikan jembatan tersebut," ujarnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengaku cukup sering beraktivitas di sekitar dua jembatan yang rusak. Dia geregetan melihat kondisi jembatan yang tak kunjung diperbaiki. Padahal warga kerap menanyakan kapan jembatan diperbaiki. 

"Dua jembatan itu menghubungkan dua wilayah padat penduduk dan jelas menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Kasihan warga kalau tak kunjung diperbaiki," ujarnya. 

Senada disampaikan anggota Komisi III DPRD Sragen dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Haris Effendi. Selain Jembatan Juwok dan Trombol yang rusak, ada dua jembatan lain yang rusak dan belum diperbaiki.

Dua jembatan yang dimaksud yaitu Jembatan Bejingan (Masaran) dan Jembatan Musuk (Sambirejo). Bahkan perbaikan dua jembatan ini belum masuk penetapan APBD 2018 karena keteledoran Dinas Pekerjaan Umum dan Panataan Ruag (DPUPR). (Sam)