Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 13 Juli 2018 / 10:52 WIB

PSIM Waspadai 'Comeback' Tim Terluka

YOGYA, KRJOGJA.com - PSIM bakal menjamu Persiwa Wamena di laga kandang pekan ke-8 Liga 2 Grup Timur, Sabtu (14/7/2018) besok. Sama-sama berangkat dari poin minus, kedua tim yang sempat terluka ini berniat saling mengalahkan dalam laga di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul. 

Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak mengatakan meski meraih kemenangan di laga terakhir kontra Semeru FC namun Laskar Mataram tak ingin jemawa. Beberapa kekurangan yang terlihat di Lumajang telah dibenahi dalam latihan sebelum laga Sabtu besok. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

“Wamena punya pelatih berpengalaman dan itu bisa jadi pembeda pertandingan. Kami sudah dapat poin 5 dan menang di laga terakhir, tapi harus tetap fokus menghadapi laga besok. Kami tetap ingin menang,” ungkap Bona di sesi konferensi pers Jumat (13/7/2018).

BACA JUGA :

Strategi Jitu, Kunci Kemenangan PSIM

Ivan Gagalkan Penalti, PSIM Raih Kemenangan di Lumajang

 

Kebangkitan dari sakit secara psikologis yang kini masih dialami Persiwa lantaran berada di dasar klasemen dan belum memiliki kandang proporsional menjadi hal yang paling diwaspadai PSIM dalam laga nanti. “Bisa saja Persiwa bangkit di laga besok, karena atmosfer stadion yang mungkin tidak mereka dapatkan di kandang. Ini harus diantisipasi dan saya akan bicara dengan para pemain,” sambungnya. 

Terkait kondisi para pemain PSIM, Bona mengatakan semua dalam performa terbaik. Hanya Supriyadi Eeng yang belum pulih setelah menempuh perjalanan panjang dari Lumajang. 

"Semua siap, kami siap tampil allout karena semua sudah sepakat setiap pertandingan adalah final. Kami akan berusaha semaksimal mungkin di lapangan," pungkas Bona. 

Sementara pelatih Persiwa Suimin Diharja mengaku berangkat ke Yogyakarta dengan psikis yang terluka. Kehilangan poin di kandang ditambah posisi yang masih berada di juru kunci membuat pasukan Persiwa dalam keadaan tidak baik secara non teknis. 

“Tapi kami bertekad, akan bangkit di Yogyakarta. Semoga pemain bisa melupakan situasi kemarin dan menunjukkan kelasnya yang sebenarnya. Kami sama-sama mulai bukan dari poin 0 dan bahkan ‘membayar hutang’ duluan tapi sekarang PSIM di atas kami. Sudah kami tidak ingin lama di bawah, harus bangkit di Yogya,” ungkap ‘Pelatih Kampung’ ini. (Fxh)