Bersama KPKNL, KPK Lelang 23 Barang Rampasan

Ilustrasi

JAKARTA, KRJOGJA.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengadakan lelang barang rampasan dari para pelaku korupsi. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam pelaksanaan lelang, KPK bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III dan dilakukan, Rabu (25/7/2018).

"Untuk lelang kali ini ada 23 barang rampasan dan dilangsungkan di KPK," jelas Febri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Baca Juga: Indonesia Masuk Daftar UNESCO Global Geoprak, Apa Untungnya?

 

Mengenai barang yang dilelang berupa rumah, tanah, mobil, handphone, kain kiswah hingga batu akik. Dari barang-barang tersebut, nilai limit atau nilai terendah berkisar antara Rp 14 miliar hingga Rp 58 ribu.

Febri mengungkapkan, lelang barang rampasan itu merupakan salah satu proses untuk mengembalikan uang yang dinikmati para pelaku korupsi. Dengan demikian uang kembali kepada masyarakat melalui mekanisme keuangan negara.

"Untuk itu, kami mengajak semua pihak mengikuti lelang ini. Sebanyak 23 barang lelang dapat dilihat di website KPK dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu," ucap Febri.

Sementara yang menyangkut satu lembar kain kiswah atau penutup Kakbah berukuran 80 cm X 59 cm yang akan dilelang itu, merupakan barang sitaan dalam kasus korupsi mantan Menteri Agama Suryadharma Ali. Kain kiswah tersebut dilelang dengan nilai limit atau nilai terendah sebesar Rp 22,5 juta.

Menyinggung soal  proses Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Suryadharma Ali saat ini, menurut Febri, tidak bisa menghentikan proses lelang yang akan dilakukan tersebut.

"Terkait pertanyaan apakah proses peninjauan kembali ini bisa menghentikan proses lelang yang dilakukan, saya kira itu tegas di UU MA sangat jelas diatur pelaksanaan PK tidak menghentikan eksekusi atau pelaksanaan sebuah putusan. Jadi kami hanya melaksanakan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap," kata Febri.(Ful)

Tulis Komentar Anda