Bersaing Ketat, 12 Tim Robot Pemadam Api Masuk Semifinal

Ilustrasi

BANTUL, KRJOGJA.com - Pelaksanaan Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional 2018 yang berlangsung hinga Kamis (12/7/2018) malam hari berlangsung seru. Dari 5 kategori yang dilombakan di Sportorium UMY, beberapa kategori bahkan sudah memasuki semifinal untuk diselenggarakan Jumat (13/7/2018) besok pagi. Antusiasme peserta kontes dan juga suporter sangat luar biasa. Dari lima kategori, hingga berita ini diturunkan belum memberikan pengumuman. 

Sebelumnya Ketua Juri KRI Nasional 2018  Wahidin Wahab mengemukakan harapan agar pelaksanaan semifinal Jumat sore tidak berlarut untuk beberapa kateogri lomba. "Dengan demikian, penutupannya tidak akan terlalu malam," katanya. 

Kamis malam, suasana sportorium semalam masih riuh dengan teriakan memberi semangat kontestan di arena lomba. Meski melihat dari tribun atas, namun tidak mempengaruhi keriuahan peserta. Bila timnya berhasil memenangkan pertandingan, tampak kibaran bendera almamater dan dukungan supporter. 

Pada Kamis malam, penanggungjawab kategori Kontes Robot Sepak Bola  Indonesia (KRSBI) Humanoid Dr Ir Endro Pitowarno menyebutkan bila 4 dari 8 tim peserta telah masuk semifinal dan akan berlaga Jumat besuk (hari ini, red).  Keempat tim tersebut adalah Barelang FC dari Politeknik Negeri Batam, Dago Hoogeschool dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ichiro dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Al Farobi Universitas Gadjah Mada.  

Sementara dari 21 tim peserta kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI)  menurut penanggungjawab Dr Eril Mozef, 12 tim di antaranya memastikan masuk ke semifinal. Ke-12 tim tersebut adalah Dome dari Universitas Muhammadiyah Malang, Eilero (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya/PENS), Bhatara Wijaya (Universitas Brawijaya Malang), Abinara-1 (ITS), Al-Fatih (UGM). Kemudian  D Avicenna (Universitas Islam Sultan Agung Semarang), Marlena (Universitas Trunojoyo), Minangkabau (Politeknik Negeri Padang. Selanjutnya Al-Jazari (Universitas Ahmad Dahlan Yogya), Asiro(Politeknik Negeri Madiun), EWS Andromeda (Universitas Diponegoro Semarang) dan CDAST (Universitas Jember).

Untuk  Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, juri Ir Hery Sangtosa BR PhD hanya mengumumkan 16 besar yang akan meneruskan kontes dari 24 tim yang ada. Ke-16 tim itu adalah Iris dari ITS yang akan bertemu Chakramakara dari Universitas Indonesia. Kemudian Ershow (PENS) – Polb3ng Tech (Universitas Negeri Bengkalis),  Enspartan (Unbraw) -  Euro Grande (Universitas Sam Ratulangi Manado),  Fukuro (UGM)  Urt-Roso (Unisula Semarang), Dewaruci (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya)  Scada RT (Universitas Tadulako) serta Sakera (Universitas Trunojoyo) – 10-D (STMIK Adhi Guna).  (Fsy)

Tulis Komentar Anda