NU-Muhammadiyah di Sragen Bersatu

Istimewa

SRAGEN, KRJOGJA.com - Sedikitnya 700 pengurus Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Sragen berkumpul bersama dalam ajang silaturahmi dan halal bihalal di Pendapa Rumdin Bupati, Rabu (11/07/) malam. Ini menjadi sejarah, untuk kali pertama dua Ormas Islam terbesar bersatu dalam satu forum resmi.

Tidak hanya itu, NU dan Muhammadiyah Sragen juga mendeklarasikan kesepakatan bersama terkait dakwah 'rahmatan lil alamin'. Halal bihalal diikuti sekitar 300 pengurus NU dari kabupaten hingga kecamatan, serta dari Muhammadiyah juga 300an pengurus mulai dari Pimpinan Daerah (PD) hingga pengurus kecamatan.

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris PC NU Sragen, Suranto mengungkapkan agenda halal bihalal bersama pengurus NU dan Muhammadiyah itu digagas sebagai ajang menjalin silaturahmi sekaligus menyatukan persepsi terkait dakwah yang 'rahmatan lil alamin'. Sebagai bentuk keseriusan, hal itu diwujudkan dalam penandatanganan kesepakatam bersama terkait dakwah 'rahmatan lil alamin' yang ditandatangani Ketua PD Muhammadiyah, Abdullah Affandi dan Ketua PC NU Sragen, Ma’ruf Islammudin.

BACA JUGA :

Wakil NU dan Muhammadiyah Ikut Nyalon DPD RI

MUI : NU dan Muhammadiyah Akan Lebaran Bersama

"Intinya pimpinan Muhammadiyah dan NU sudah sepakat untuk melakukan dakwah yang memberi rahmat bagi semua. Tidak menyinggung siapapun dan tidak membeda-bedakan. Nanti kalau dari Muhammadiyah akan mendirikan pondok dan kekurangan ustad atau ustadzah,  bisa mengambil dari NU terlebih dahulu. Begitu pula sebaliknya," ujar Suranto.

Suranto menguraikan agenda halal bihalal itu memang baru pertama kali digelar dalam sejarah Sragen. Ia berharap ke depan bisa terus digelar dengan panitia bergantian dari NU maupun Muhammadiyah. "Untuk kali ini panitianya dari NU, tahun depan gantian dari Muhammadiyah. Semangatnya untuk mempererat ukhuwah basyariah," tandasnya. (Sam)

Tulis Komentar Anda