Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 13 Juli 2018 / 10:22 WIB

Dana JKT Habis, Dinkes Minta Tambahan

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung mengajukan anggaran pada APBD perubahan 2018 sebesar Rp 600 juta untuk melanjutkan program jaminan kesehatan Temanggung (JKT) yang dananya habis pada Juni 2018. Diharapkan DPRD dapat menyetujuinya mengingat pentingnya dana itu. 

"Dana JKT sudah habis. Kami ajukan dana Rp 600 juta pada APBD perubahan tahun ini. Dana ini penting untukpembiayaan warga yang sakit dan butuh pengobatan di layanan kesehatan," kata Kasi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Samudi, Kamis (12/07/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Dia mengatakan pada tahun 2018 Dinas Kesehatan mendapat alokasi dana Rp 1 miliar untuk program JKT. Dana itu telah habis pada Juni 2018, karena banyak warga yang memanfaatkannya.  


BACA JUGA :

Baznas Temanggung Santuni Yatim Piatu

Mensos Resmikan PKH Tahap II di Temanggung

 

 

JKT terangnya untuk layanan kesehatan dasar dan layanan kesehatan rujukan baik untuk pemberi pelayanan kesehatan (PPK) II meliputi rumah sakit lingkup kabupaten seperti RS Ngesti Waluyo, RS PKU Muhammadiyah, dan RS Gunung Sawo maupun rumah sakit rujukan di RSUP Kariadi, RSUP Sardjito termasuk RS jiwa.

Dana yang kelola Dinkes khusus untuk tingkat puskesmas dan juga rumah sakit tingkat kabupaten non RSUD Temanggung. Sebab di RSUD Temanggung juga telah mengelola JKT untuk pasien yang dirawat di tempat itu.  (Osy)