Kalah di Kalteng, PSS Incar Kemenangan Lawan Semeru FC

Ilustrasi (Foto:doc)

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kekalahan di Kandang Kalteng Putra beberapa hari lalu membuat PSS turun satu peringkat ke posisi tiga klasemen grup timur Liga 2 2018. Hal tersebut tentu tak membuat nyaman Super Elang Jawa yang mengincar tiket promosi Liga 1 musim depan.

Baca Juga: Wow.. Suporter Cantik Ini Ternyata Presiden Kroasia

Meski begitu, sejak ditangani pelatih Seto Nurdiantoro, PSS terus menunjukkan grafik permainan meningkat. Kehilangan penyerang Christian Gonzales yang bermasalah dengan klub lamannya ternyata bisa diatasi lewat kolektivitas lini tengah seperti yang kerap disampaikan sang pelatih untuk tak tergantung satu-dua pemain.

Meski belum stabil sepenuhnya, Tambun Naibaho dan Adi Nugroho kerap bermain baik dan menjadi pembuka ruang mencetak gol. Pun begitu winger-winger kencang seperti Rival Lastori bisa jadi pemecah kebuntuan seperti yang dilakukan saat berlaga di kandang Persiba Balikpapan.

Racikan jitu Seto tampaknya akan dinantikan kembali oleh Sleman Fans saat menjamu Semeru FC Minggu (15/7/2018) mendatang. Gol-gol Elang Jawa untuk mendongkrak lebih tinggi klasemen diharapkan banyak terjadi di Stadion Maguwoharjo akhir pekan nanti.

Baca Juga: Penalti untuk Tuan Rumah, PSS Pulang Tanpa Poin dari Palangkaraya

Kekalahan di Palangkaraya tidak akan diratapi terlalu lama oleh PSS. Keputusan-keputusan wasit yang merugikan pun sudah ditinggalkan Ahmad Hisyam Tolle cs untuk menyambut laga kandang.

“Kemarin jadi evaluasi bagi kami sebagai pelatih. Peforma tim akan diperbaiki kembali agar permainan tim semakin berkembang,” ungkap Kak Seto pada wartawan Kamis (12/7/2018).

Laga melawan Semeru FC dipastikan menarik karena tim asal Lumajang baru saja kehilangan poin kandang saat menjamu PSIM. Reza Mustofa dkk tentu akan mencari tukar poin yang hilang meski harus menghadapi keangkeran Stadion Maguwoharjo.

Seto pun mulai mewanti-wanti anak-anak Sleman untuk menjaga fokus meraih kemenangan di kandang. Tambahan tiga poin tentu akan menjadi pembeda klasemen jika saja Blitar United dan Madura FC terganjal di laga akhir pekan.

“Salah satu yang jadi catatan, pemain harus bisa lebih tenang saat bertanding. Fokus pada pertandingan dan jangan sampai terlalu terpengaruh dengan keputusan wasit. Fokus untuk meraih kemenangan harus tetap dijaga hingga akhir pertandingan,” pungkas Seto. (Fxh)

 

Tulis Komentar Anda