Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 12 Juli 2018 / 19:51 WIB

Pakai SKTM Palsu, Calon Siswa Bakal Dikeluarkan

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Para calon siswa baru yang terbukti melakukan rekayasa dengan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) palsu, atau tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya terancam bakal dikeluarkan dari sekolah, meskipun yang bersangkutan sudah dinyatakan diterima sebagai siswa baru. 

Pihak sekolah akan melakukan klarifikasi ke rumah yang bersangkutan, atau menindaklanjuti jika ada laporan dari warga lain. “Jika ternyata SKTM yang digunakan untuk mendaftarkan sekolah tidak sesuai dengan kenyataan, maka calon siswa yang bersangkutan dapat dikeluarkan dari sekolah meskipun sudah dinyatakan diterima,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purworejo Dr H Achmad Kasinu MPd, Kamis (12/7).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

BACA JUGA :

Marak Penipuan, Casis Baru Pemegang SKTM Langsung Dipantau

Sekolah Perlu Memeriksa Ekonomi Pemegang SKTM

 

Dengan diuntungkannya masyarakat tidak mampu, dengan menambah poin nilai dalam sistim penerimaan peserta didik baru (PPDB), di Kabupaten Purworejo banyak warga yang berupaya mencari SKTM. Bahkan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kebanjiran warga yang ingin meminta SKTM. 

Namun ditolak karena tidak masuk dalam data warga miskin. Hanya saja pihak sekolah tetap bersedia menerima SKTM yang dikeluarga pihak desa/kelurahan yang diketahui kecamatan. 

Akibat mudahnya mendapatkan SKTM ini lanjut Achmad Kasinu, maka pihak sekolah akan melakukan klarifikasi. Jika di dinas tidak ada data, maka pihak sekolah akan melakukan klarifikasi ke tempat tinggal yang bersangkutan.(Nar)