DIY Editor : Agus Sigit Kamis, 12 Juli 2018 / 11:32 WIB

'Vampir Listrik' Tak Berdaya Ditangan Para Mahasiswa UNY Ini

SLEMAN, KRjogja.com - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil menciptakan alat dengan konsep “Teknologi Hemat Listrik Pemberantas Vampir Listrik”. Teknologi ini berhasil mendapatkan Pendanaan Hibah PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) tahun 2018 serta mendapat dana intensif dari kemenristek DIKTI untuk pembuatan dan pengembangan alat sebesar Rp.8.000.000,00. 

Para mahasiswa terdiri Ageng Widi Atmoko (Pendidikan Teknik Elektro’14), Imam Fauzi (Pendidikan IPS’14), Novi Syaifatun Kamala (Akuntasnsi’14) memberi nama alat tersebut SATESY (Smart Technology System). SATESY dikembangkan dengan berbasis IoT (Internet of Things) sebagai solusi mengatasi vampir listrik dan kontrol peralatan listrik. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

'Vampir listrik' adalah istilah dimana terdapat alat-alat elektronik yang masih menghisap energi walau sudah dimatikan, atau standby power. "Vampir listrik membuat kita boros energi, tagihan listrik menjadi mahal. SATESY merupakan teknologi yang dapat  mengontrol  peralatan  elektronik dari jarak jauh menggunakan media internet didalam alat ini juga terdapat sensor asap, sensor gas dan sensor arus listrik sehingga semakin sempurna melindungi rumah anda dari bahaya," kata Ageng.

Baca juga:

Egy Siap Tempur Hadapi Malaysia di Semifinal
Sehari, Densus 88 Grebek 2 Rumah Teroris di Bantul
 

 

Berdasarkan hasil pengujian secara fungsional alat SATESY ini telah dapat melakukan switching peralatan listrik secara otomatis dengan berbasiskan IoT dan dapat berfungsi dengan baik. Semua modul dapat berfungsi sesuai dengan perancangan. 

Pengujian kinerja menunjukkan bahwa alat ini mampu meningkatkan efisiensi biaya pengeluaran pembayaran listrik yang disebabkan oleh adanya vampir listrik pada peralatan elektronik di rumah. Hal ini tentu sangat membantu warga masyarakat yang mengalami kendala kenaikan biaya pembayaran listrik yang disebabkan oleh vampir listrik. 

Tulisan kiriman: Ageng Widi Atmoko