Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 11 Juli 2018 / 16:13 WIB

Tak Berizin, Angkutan Buruh Pabrik Ditilang

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Tim gabungan Dinas Perhubungan menilang lima minibus dan satu angkot pengangkut buruh pabrik di simpang lima Tegalgede, Rabu (11/07/2017) karena operasionalnya tak berizin.

"Operasi penertiban ini merupakan tindak lanjut unjuk rasa awak bus Tawangmangu-Solo di Terminal Jungke kemarin. Kesepakatannya, armada angkutan orang tak berizin harus ditertibkan," kata Kasi Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar, Bambang Prasetyo.

Dalam operasi penertiban itu, petugas mencegat minibus pengangkut karyawan yang lewat di seputar simpang lima Tegalgede sejak pukul 05.30 WIB-07.30 WIB. Lima minibus itu dihentikan kemudian diminta masuk ke Terminal Tegalgede untuk pemeriksaan administrasi. 

BACA JUGA :

Patuhi Ini Agar Tidak Ditilang Saat Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2018

Sehari, Polda DIY ‘Tilang’ 1.000 Pelanggar

Di dalamnya terdapat buruh pabrik asal Mojogedang dan Karangpandan yang menumpang ke tempat kerjanya di Jaten. Selain itu, sebuah angkot jalur A rute Palur-Tegalgede juga bernasip serupa.

"Yang minibus, arah menuju ke kota. Sedangkan angkotnya menuju ke Popongan, padahal seharusnya sampai di Tegalgede saja. Lima minibus dan satu angkot itu mengangkut buruh," katanya.

Saat diperiksa, semuanya tak bisa menunjukkan dokumen izin armada pengangkut karyawan perusahaan. Angkot dan minibus itu disewa secara sepihak untuk kebutuhan antarjemput buruh. Berdasarkan regulasi, perizinannya harus dilegalisasi Dinas Perhubungan dan Satlantas. (Lim)