Pendidikan Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 11 Juli 2018 / 09:12 WIB

STP Bali Sebarkan Inspirasi di Asia


DENPASAR, KRJOGJA.com – Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali sukses membagikan inspirasinya kepada Asia. Cara yang dilakukan dengan menggelar Konferensi Asia di Bali, 4-6 Juli 2018. 

"Konferesi Asia ini sangat penting. Sebab, ada banyak informasi dan pengetahuan baru yang di share. Dengan berbagai pengetahuan baru ini, diharapkan lahir pribadi tangguh dengan karakter pemimpin," ungkap Ketua SPT Bali Dewa Gede Ngurah Byomantara, kemarin.
 
Menggelar Konferensi Asia, jawaban menjadi pemimpin Asia di tengah pusaran arus perubahan diurai. Berkolaborasi dengan Monash Business School dan Swinburne University of Technology, narasumber nomor wahid pun dihadirkan. Sebut saja Bill Harley (Universitas Melbourne), Kevin Lowe (Universitas Sydney), juga Cynthia Cherrey (Asosiasi Kepemimpinan Internasional).
 
Menguatkan warna, beberapa tokoh lokal juga dihadirkan. Ada Ali Ghufron Mukti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi) hingga Rozan Anwar (Daya Dimensi Indonesia). Dengan kapabilitas yang dimilikinya, para tokoh tersebut diharapkan bisa membagikan inspirasinya kepada audience. Byo-sapaan Dewa Gede Ngurah Byomantara-menambahkan, paparan narasumber menjadi energi besar.
 
"Paparan yang disampaikan oleh narasumber sangat mencerahkan. Selain menginspirasi, paparannya itu juga bisa membangkitkan motivasi. Keinginan untuk terus berkarya dan menghasilkan inovasi yang baru. Tujuannya untuk memenangkan persaingan setidaknya di level Asia,” lanjut Byo.
 
Memberikan pencerahan, beragam materi pun diberikan secara mendetail. Seperti sudah diketahui, Asia memegang peranan vital. Sebab, 60% populasi di dunia ada di Benua Kuning. Pada perkembangannya, benua ini menjadi destinasi utama Foreign Direct Investment (FDI). Zonasi ini bisa menarik sepertiga saham FDI global. Nilainya pun fantastis USD1,76 Triliun.
 
“Karakter dari Asia ini sangat unik. Dengan potensinya, Asia mampu mendominasi FDI pada beberapa waktu terakhir. Pemahaman dan tantangannya inilah yang coba disampaikan kepada audience. Hingga posisi tersebut menjadi stabil di Asia bahkan terus tumbuh ke depannya,” jales Byo lagi. (Fon)