Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 11 Juli 2018 / 12:44 WIB

Harga Telor di Sleman Tembus Rp 26 Ribu/Kg

SLEMAN, KRJOGJA.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok saat ini cenderung sulit diprediksi. Harga dapat naik maupun turun dengan cepat. Salah satunya telor yang sekarang mencapai Rp 26 ribu perkilogram.

Padahal sepekan yang lalu, harga telor di tingkat pengecer masih berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu perkilogram. Dua hari kemarin harganya sempat di angka Rp 27 ribu. Hal ini berdampak terhadap turunnya daya beli masyarakat. Khususnya untuk kalangan rumah tangga yang memilih tidak membeli telor. Bahkan, dirasakan oleh sejumlah pedagang sembako. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Menik (23) salah satunya. Jika biasanya dalam satu hari dia mampu menjual satu peti atau 15 kilogram telor. Sekarang harus menunggu 2-3 hari baru habis.

BACA JUGA :

Daya Beli Masyarakat Melemah, Harga Telor Ayam Turun

Serangan Virus Picu Kenaikan Harga Telur

"Pembelinya turun drastis. Terutama untuk warung. Ada yang semula membeli 1 kilogram menjadi setengah kilogram. Bahkah ada yang tidak beli sama sekali. Termasuk dari kalangan rumah tangga, juga ikutan turun," katanya, Rabu (11/7).

Di tingkat grosir, harga telor saat ini Rp 24.500 perkilogram. Dua pekan yang lalu harganya hanya Rp 20.500 perkilogram. Lalu naik hingga Rp 26.100 perkilogram dan sekarang Rp 24.500 perkilogram. Itu untuk pembelian minimal lima kilogram. Jika dibawah itu, maka harganya selisih antara Rp 600 hingga Rp 700 perkilogram.

"Pembeli didominasi pedagang warung maupun sayur di pasar. Saat kita ambil ke peternak di daerah Klaten dan Blitar memang harganya cenderung naik turun. Dalam sehari kami mampu menjual hingga 30 peti telor," ujar Evi (23) penjaga di grosir telor. (Awh)