Atasi Kekeringan, BPBD Gunungkidul Kirim 24 Tangki Air

Istimewa

WONOSARI, KRJOGJA.com -  Penanganan kekeringan di Gunungkidul terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Bahkan data di Pusat Data dan Logistik (Pusdalog), setiap harinya BPBD mengirimkan 24 air tangki menggunakan enam armada yang tersedia. 

"BPBD mendukung penanganan yang belum ditangani kecamatan. Untuk setiap harinya rata-rata mengirimkan 24 air tangki di wilayah kekeringan. Sehingga bisa langsung menyasar masyarakat di daerah kekurangan air bersih," kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edi Basuki MSi di dampingi Andi salah satu petugas Pusdalog BPBD Gunungkidul, Rabu (11/07/2018).

BACA JUGA :

Tangani Kemarau, Pemkab Anggarkan Rp 600 Juta

41 Desa di Boyolali Terancam Kekeringan

 

Edi menjelaskan wilayah Kecamatan yang didroping BPBD ini meliputi  Saptosari, Tanjungsari, Tepus, Girisubo dan Rongkop. Bagi kecamatan yang sudah memiliki armada droping, melakukan pengiriman air bersih sendiri. 

Diungkapkan, hingga awal Juli ini tidak ada penambahan jumlah kecamatan yang mendapatkan dukungan droping air dari BPBD. Tim masih melakukan pengiriman sesuai dengan usulan awal dari kecamatan. “ Sehingga dengan adanya koordinasi yang baik antara dusun, desa, kecamatan hingga BPBD, penanganan kekeringan ini akan maksimal,” ujarnya.

Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos mengungkapkan, pemkab sudah berupaya maksimal untuk menangani kekeringan. Baik BPBD maupun dari kecamatan melakukan droping air di wilayah yang memang sulit air bersih. (Ded)

Tulis Komentar Anda