Donald Trump Tetap Yakin Kim Jong-un Segera Penuhi Janji Denuklirisasi

Presiden Donald Trump tetap optimis bahwa Kim Jong-un konsisten dengan janjinya. (CNN)

AMERIKA SERIKAT, KRJOGJA.com -  Meski Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengatakan bahwa denuklirisasi Korea Utara akan "menjadi tantangan dalam beberapa dekade", namun Presiden Donald Trump mengaku tetap optimis bahwa Kim Jong-un akan menepati komitmen yang telah disepakati dalam pertemuan di Singapura, awal Juni lalu.

Setelah pertemuan bersejarah itu, Presiden Trump diketahui beberapa kali dengan berani menyatakan, bahwa AS dan Korea Utara telah mencapai hasil bersejarah.

Baca Juga: Korea Utara dan Korea Selatan 'Damai', Kereta Dua Negara Akan Kembali Diaktifkan

Dikutip dari CNN pada Selasa (10/7/2018), Donald Trump juga mengatakan bahwa Korea Utara "tidak lagi menjadi ancaman nuklir", meski kedua belah pihak tidak memiliki kesepakatan di atas kertas tentang tenggat waktu pelaksanaannya.

Menurut beberapa pengamat, Presiden AS ke-45 itu disebut masih percaya bahwa dokumen yang ia dan Kim Jong-un tandatangani pada pertemuan di Singapura, memiliki kekuatan, yang ditunjukkan melalui jabat tangan erat kedua kepala negara di Capella Hotel Pulau Sentosa.

"Saya yakin bahwa Kim Jong-un akan menghormati 'kontrak' yang kami tanda tangani, dan yang lebih penting lagi, jabat tangan kami," kata Donald Trump pada Senin, 9 Juli 2018.

"Kami saling sepakat tentang denuklirisasi Korea Utara," Trump menegaskan.

Di sisi lain, Menlu Pompeo menjelaskan bahwa kunjungan terakhirnya ke Pyongyang pada akhir pekan lalu, telah menetapkan langkah-langkah "penciptaan solusi damai". Hal itu, menurutnya, merupakan sebuah proses yang akan melibatkan "perubahan mendasar dalam hubungan antara AS dan Korea Utara".

"(Proses) ini akan membawa Korea Utara masuk ke dalam komunitas bangsa-bangsa, yang nantinya juga akan memberi jaminan keamanan bagi negara bersangkutan," ujar Pompeo.

Ditambahkan oleh Pompeo bahwa Kim Jong-un telah menyatakan siap untuk denuklirisasi, sehingga pertanggungjawaban atas komitmen itu harus terus dipantau.(*)

Tulis Komentar Anda