Peristiwa Editor : Ivan Aditya Senin, 09 Juli 2018 / 21:57 WIB

Kebocoran Pipa Gas Cilegon, Tak Ganggu Distribusi PLN

JAKARTA, KRJOGJA.com - PT PLN (Persero) menyatakan kebocoran pipa gas bawah laut milik China National Offshore Oil Corporation SES Ltd (CNOOC) di perairan Bojonegara, Kabupaten Serang, berdampak pada turunnya pasokan gas ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Jawa Barat. Akibatnya, beban kapasitas PLTGU Cilegon menurun dari biasanya 600 hingga 650 Megawatt (MW) menjadi sekitar 300 MW.

"Pembangkit PLTGU Cilegon kan dari CNOOC dan dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN), beban kapasitas (PLTGU Cilegon) tinggal separuh sekarang," ujar Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN Supangkat Iwan Santoso.

Kendati beban kapasitas PLTGU Cilegon berkurang, lanjut Iwan, distribusi listrik ke masyarakat sekitar tidak terganggu. Pasalnya, perseroan memiliki cadangan dari pembangkit listrik lain seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar dan PLTU Labuhan.

Berdasarkan informasi dari Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus (SKK) Wisnu Prabawa Taher Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas), penyebab kebocoran masih diidentifikasi. Sebagai upaya penanganan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan CNOOC bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut tengah mengidentifikasi kapal yang melintasi daerah terbatas pipa penyalur gas tersebut. (*)