Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 09 Juli 2018 / 20:33 WIB

Tabrak Bus, Mahasiswa Tewas dan Motor Terbakar

SOLO, KRJOGJA.com - Mahasiswa PTS di Solo, Briam Abi Sukma (21), warga Dukuh Tumang, RT 03 RW 08, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi tewas mengenaskan menyusul sepeda motor yang dikendarai tabrakan dengan Bus Pariwisata Jaya, di ruas jalan Sumpah Pemuda.

Tepatnya di simpang empat, Bangjo Mati, Mojosongo, Solo, Senin (9/7/2018) Tidak hanya itu, kendaraan sepeda motor Honda Versa nomor polisi AE 4091 LL yang dikendarai korban hangus terbakar akibat kejadian ini.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Keterangan  yang dihimpun KRJOGJA.COM Senin (9/7/2018) menyebutkan kejadian  bermula saat korban yang merupakan warga Dukuh Tumang,  Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mengendaraai sepeda motor Honda Versa dengan nomor polisi AE 4091 LL dari arah Timur (Sragen) menuju ke arah  Barat (Yogya).


BACA JUGA :

Tabrakan Karambol di Bagelan, Jalur Yogya - Purworejo Tersendat

Bus Rombongan Siswa SMAN 2 Magelang Tabrakan di Ngawi

 

 

Dari arah berlawanan tiba-tiba muncul Bus Pariwisata Jaya dengan Nopol AE 7159 US yang saat itu dikemudikan Hartoyo (57), warga Jalan Kalibaru Barat RT 04 RW 02 Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. 

Menurut pengemudi bus, Hartoyo awalnya di depan bus yang dikemudikannya melintas sebuah  truk, kemudian  truk, didahului lewat kanan. "Namun saya terkejut ternyata di depan tiba-tiba muncul sepeda motor,” ujarnya.

Hartoyo berupaya melakukan pengereman dan mencoba menghindari tabrakan, tetapi gagal karena jarak sudah terlanjur dekat jaraknya, sehingga terjadilah tabrakkan hebat antara truk dan sepeda motor. Pengemudi sepeda motor  terpelanting.

Yang mengejutkan Hartoyo, muncul nyala api yang dengan cepat membakar sepeda motor yang ditumpangi korban. Hartoyo dan warga di sekitar lokasi berupaya melarikan korban ke rumah sakit dan memadamkan api, namun api terus membakar sepeda motor milik korban hingga ludes. (Hwa)