Jateng Editor : Ivan Aditya Senin, 09 Juli 2018 / 18:48 WIB

Terdakwa Money Politic Dituntut 3 Tahun Penjara

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Temanggung Antonius SH menuntut terdakwa politik uang Supriyono alias Kaprek warga Desa Gowak Kecamatan Pringsurat dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta Subsidair 3 bulan kurungan pada sidang di PN Temanggung, Senin (09/07/2018). Fakta hukum dipersidangan tidak ada satupun yang dapat meniadakan perbuatan terdakwa pada Rabu (27/07/2018) lalu dengan membagikan amplop berisi uang guna mempengaruhi pemilih agar mencoblos  salah satu paslon.

Perbuatan itu antara lain terjadi di rumah Devi Bagas Santosa dan Anik warga Gowak Pringsurat, serta pada Wawan dan Kuat Darmawan. "Masing-masing diberi amplop berisi uang Rp 20 ribu. Pemberian ini untuk mempengaruhi agar mencoblos paslon 3 pilkada bupati," kata Jaksa Antonius SH.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Baca juga :

Kasus Money Politic, Lima Saksi Beri Keterangan

11 Kasus Dugaan Money Politic Dihentikan

Disampaikan perbuatan terdakwa itu melanggar pasal 187 A UU Pilkada nomo 10/2016. Adapun yang memberatkan terdakwa adalah perbuatannya telah menciderai demokrasi, sedangkan yang meringankan bersikap sopan dan terdakwa adalah kepala keluarga serta belum pernah dihukum.

Mendengar tuntutan itu, pada sidang yang dipimpin Didit Pambudi Widodo SH tersebut, Supriyono dan penasehat hukum dari LBH Temanggung yang diketuai Jamal SH menyampaikan akan membuat pembelaan. Pembelaan itu dari Supriyono sendiri dan penasehan hukum, yang akan disampaikan pada sidang lanjutan, Selasa (10/07/2018).

Jamal mengatakan setelah berkomunikasi dengan terdakwa, Supriyono akan menulis sendiri pembelaan itu dan membacakannya di persidangan Selasa. "Kami dari penasehat hukum juga akan membuat pembelaan," katanya.

Majelis hakim Didit Pambudi Widodo SH memerintahkan pada jaksa untuk menyediakan kertas dan alat tulis pada terdakwa sehingga bisa menulis pembelaan untuk disampaikan pada sidang Selasa. " Mohon pada Jaksa untuk menyediakan alat tulis," katanya. (Osy)