PASAR KANGEN JOGJA

Ajang Melepas Rindu Bagi yang Pernah Muda di Yogya

Suasana meriah nampak dari gelaran Pasar Kangen Jogja. (Foto : Krissanti Dewi)

YOGYA, KRJOGJA.com - Pasar Kangen Jogja kembali digelar di halaman Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Dalam gelarannya yang ke-11, Pasar Kangen Jogja pada tahun ini mengangkat tema ‘Pasrawungan Ajur-ajer’ dengan diramaikan 80 stand kuliner, 40 stand kerajinan dan beberapa pedagang barang-barang lawasan.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Budi Wibowo yang hadir mewakili Pemda pada pembukaan Pasar Kangen menyampaikan, potensi budaya dapat digali melalui acara seperti ini. Yogya sebagai bagain dari pusat peradaban kebudayaan bangsa ini harus terus melestarikan segala adat istiadat untuk generasi yang akan datang.

Baca juga :

Pasar Kangen Jogja Media Pengembangan Seni dan Budaya

Drama ‘Ambar dan Ketawang’ Hibur Wisatawan Candi Prambanan

"Kegiatan ini memiliki nilai penting dalam meningkatakan potensi budaya dan menumbuhkan nilai adat," ujar Budi saat membacakan sambutan Wakil Gubernur DIY dalam acara pembukaan Pasar Kangen Jogja, Sabtu (07/07/2018).

Budi juga mengatakan, melalui media seperti ini masyarakat baik dari Yogya maupun luar daerah dapat berkumpul untuk saling berinteraksi. Dari hal tersebut maka semangat persatuan dan kesatuan bangsa dapat tercipta melalui budaya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD DIY, Arif Noor Hartanto yang hadir pada pembukaan Pasar Kangen Jogja menyampaikan, manusia modern jaman sekarang merupakan orang yang sebaiknya mampu menghargai dan menghormati masa lalu. Masa lalu menurutnya patut dikenang sebagai bagian kehidupan kekinian, sekarang maupuan masa yang akan datang.

“Maka dari itu Pasar Kangen Jogja ini sangat cocok, memperkanalkan kepada kita tentang ingatan masa lalu dengan jajanan tradisional. Itu yang harus selalu kita ingat dan kenang,” ujar pria yang akrab disapa Inung dalam sambutannya.

Pasar Kangen Jogja secara simbolis dibuka dengan menerbangkan dua ekor burung dara. Selain kuliner dan kerajinan, dalam Pasar Kangem Jogja yang diselenggarakan mulai Sabtu (07/07/2018) hingga Senin (16/07/2018) dari 12.00 - 21.00 WIB tersebut juga terdapat 32 penampilan kesenian tradisional dari beberapa kelompok seni di Yogyakarta. (Krissanti Dewi)

Tulis Komentar Anda