Peristiwa Editor : Ivan Aditya Sabtu, 07 Juli 2018 / 14:46 WIB

Mendikbud Akui Sistem Zonasi Temui Hambatan

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan penerapan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru pada tahun ini menghadapi sejumlah hambatan.

"Hambatan yang mengemuka masih banyak daerah yang sepenuhnya belum mengadopsi peraturan menteri tentang zonasi," katanya.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Ia mengatakan secara umum semua pihak relatif sudah menjalankan ketentuan tentang zonasi, kendati masih ada beberapa yang belum menerapkan. "Ini yang perlu dibenahi karena masih ada yang belum bisa menafsirkan peraturan secara tepat dan ada juga kondisi daerah yang belum memungkinkan untuk diterapkan sistem zonasi secara penuh," kata dia.

Selain itu, masalah jaringan internet yang bermasalah juga menjadi salah satu catatan dalam penerapan zonasi itu. Muhadjir mengaku salah satu hal utama yang perlu dilakukan untuk menyukseskan kebijakan itu adalah mengubah pola pikir orang tua siswa yang rata-rata masih berburu sekolah favorit.

"Padahal tujuan diterapkan zonasi adalah menghapus sekolah favorit karena semua harus sama tidak boleh ada yang status favorit kemudian yang lain buangan," katanya.

Ia menyampaikan masih banyak orang tua yang kecewa anaknya tidak diterima di sekolah favorit, padahal sebentar lagi tidak berstatus favorit karena kebijakan yang dibuat semua sekolah yang ada di setiap zona kualitasnya harus relatif sama. Muhadjir menyampaikan proses penerimaan siswa baru pada tahun ini sudah berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang telah dibuat. (*)