DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 07 Juli 2018 / 09:53 WIB

Daya Tampung Sekolah di Pinggiran Belum Terpenuhi

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Sekolah Penyelenggara Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP online secara resmi menutup pendaftaran calon peserta didik baru lulusan SD/MI pukul 14.00, Jumat (06/07/2018). Tidak ada siswa baru yang mendaftar, meskipun ada perpanjangan sehari jadwal pendaftaran.

Dari pemantauan ke sejumlah SMP negeri penyelenggara PPDB di Kulonprogo terdapat 16 sekolah yang daya tampung calon peserta didik baru belum terpenuhi. Terutama bagi sekolah-sekolah di pedesaan, sedangkan daya tampung peserta didik di 20 dari sebanyak 36 SMP negeri dapat terpenuhi sebelum penutupan pendaftaran.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Hasil seleksi pendaftar calon peserta didik baru yang diterima akan diumumkan di sekolah pilihan, Sabtu (07/06/2018) hari ini. ”Di hari terakhir pendaftaran sudah tidak ada lagi pendaftar baru. Hingga penutupan pendaftaran daya tampung di SMPN 4 Wates terpenuhi sebanyak 153 pendaftar dengan nilai akhir terendah 82,53 dan tertinggi 92,14,” ujar Suhadi, Panitia PPDB SMPN 4 Wates.

Menurutnya, pada perpanjangan sehari pendaftaran berjalan dengan lancar. Tidak terjadi gangguan pada aplikasi pada sistem PPDB online. Pada sistem pendaftaran melalui jalur alasan khusus, tidak hanya untuk pejabat tetapi diperuntukkan siapapun.

Ketua Panitia PPDB SMPN 1 Wates, Sapardi menjelaskan melalui situs PPDB online, pendaftar bisa memantau posisi pendaftar di hari terakhir pendaftaran. Adapun pengumuman hasil seleksi pendaftar akan diumumkan di sekolah, Sabtu (07/07/2018) pagi.

Daya tampung peserta didik baru sebanyak 183 siswa dapat terpenuhi dengan nilai akhir terendah 84,94 dan tertinggi 95,22. “Pendaftaran sudah ditutup pada pukul 14.00. Adapun hasil seleksi akan diumumkan di sekolah,” jelasnya.

Berdasarkan dari pemantauan sebanyak 36 SMPnegeri di Kulonprogo yang melakukan pendaftaran PPDB online, hingga penutupan pendaftaran terdapat 16 sekolah daya tampung calon peserta didik baru belum terpenuhi. (Ras)