Pendidikan Editor : Tomi sudjatmiko Sabtu, 07 Juli 2018 / 08:43 WIB

Unika Gelar Semiloka Pembukaan Fakultas Kedokteran

SEMARANG,KRJOGJA.com- Unika Soegijapranata Semarang yang sedang mengajukan proses permohonan ijin pendirian  Pendidikan Fakultas Kedokteran kepada  Kemenristekdikti menggelar Semiloka 'Menggagas Visi, Misi, Tujuan dan profil Lulusan' di ruang Auditorium gedung Albertus lantai 3 belum lama ini. .

Kegiatan semiloka dihadiri Pengurus Yayasan, Rektor dan Wakil Rektor, Dr dr Fx Awal Prasetyo MKes SpTHT-KL (ketua tim pengembangan SDM Pendirian Fakultas Kedokteran Yayasan Sandjojo Unika Soegijapranata), tim pengajar fakultas kedokteran, serta beberapa tamu undangan termasuk di antaranya  Ketua DPRD Jawa Tengah Drs Rukma Setyabudi MM. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC kepada pers di kampus setempat Jumat (07/07/2018) mengemukakan tentang latar belakang pendirian pendidikan kedokteran dan upaya yang telah dilakukan untuk merealisasikannya.

“Sebagai bentuk kepedulian universitas dan untuk memenuhi kebutuhan nasional terhadap tenaga dokter di seluruh Indonesia, serta memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan maka sejak sekitar empat atau lima tahun yang lalu Unika Soegijapranata sudah memulai upayanya untuk mengajukan ijin pendirian pendidikan fakultas kedokteran." 

"Upaya tersebut antara lain dengan membentuk satgas pendidikan fakultas kedokteran  Unika Soegijapranata.  Memang dalam perkembangannya mengalami proses yang cukup panjang, namun itu dimaknai sebagai perjuangan guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk bangsa”terang Prof Ridwan.

Lebih lanjut Prof Ridwan menjelaskan kekhasan program ini adalah karakteristik progam studi pendidikan dokter yang disebut oleh Prof Sumantri, Prof Sidhartani, dan para ahli yang lain adalah sebagai medico socio humaniora. Nantinya lulusan yang dihasilkan diharapkan bukan hanya dokter yang cerdas, tetapi juga punya hati nurani dan punya sisi kemanusiaan yang dalam. (Sgi)