Wisata Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 07 Juli 2018 / 00:10 WIB

BIAPF 2018 DIGELAR DI TAMAN LUMBINI BOROBUDUR

Liburan, Yuk ke Festival Borobudur 2018

MAGELANG, KRJOGJA.com - Borobudur International Arts and Performances Festival 2018 (BIAPF 2018) digelar di areal Taman Lumbini kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Magelang, dan Jumat (6/7/2018) malam secara resmi dibuka, dan akan berlangsung hingga Minggu (8/7/2018).  

Baca Juga: Kain Tenun Melolo Diperkenalkan di Borobudur Art Festival

Acara pembukaan diantaranya diwarnai dengan pemukulan alat musik Truntung bersama-sama oleh banyak pihak, diantaranya Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Intan Juanita, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, Wakil Walikota Magelang Dra Windarti Agustina, Plt Sekda Kabupaten Magelang Eko Triyono maupun lainnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Intan Juanita diantaranya mengatakan di tahun 2018 ini diperkirakan akan ada 3 ribu event pariwisata dalam berbagai festival. Keindahan atraksi budaya Indonesia telah diakui dunia dan telah mendapatkan penghargaan dari berbagai kalangan pariwisata di tingkat dunia. Data menunjukkan tidak sedikit wisatawan mancanegara justru tertarik karena keanekaragaman dan keunikan budaya.

Baca Juga: Pagelaran Seni Budaya Dunia Tersaji di Borobudur

Untuk itu Menteri Pariwisata menaruh besar dalam BIAPF 2018 ini akan memberikan dampak positif dalam upaya melestarikan dan mengembangkan seni tari untuk tidak hanya sebagai wahana kesatuan bangsa, tetapi lebih jauh merupakan akses imaging market menjadi daya tarik wisatawan. BIAPF 2018 ini diharapkan dapat menjadi magnet membanjirnya wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, untuk berkunjung ke Candi Borobudur khususnya dan Jawa Tengah serta DIY pada umumnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono diantaranya mengatakan dengan mengikuti BIAPF 2018 ini masing-masing negara dapat saling memperkenalkan potensi seni dan budayanya. "Ini ajang untuk saling mengenal dan juga menghargai budaya antar bangsa," katanya.

Selain menyajikan tari-tarian, budaya daerah, pameran wisata dan juga kuliner, lanjutnya, dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan kegiatan dengan mengajak para peserta melihat destinasi wisata unggulan di Borobudur dan juga keindahan Borobudur serta berbagai destinasi wisata unggulan yang menarik di sekitar Kabupaten dan Kota Magelang.(Tha)