DIY Editor : Agus Sigit Jumat, 06 Juli 2018 / 16:31 WIB

4 TAHUN BPJS KESEHATAN

80% Penduduk Indonesia Terlindungi Kesehatan

SLEMAN, KRjogja.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) atau yang lebih dikenal dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah berjalan empat tahun. Selama kurun waktu itu mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Dibanding dengan negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia sangat besar. Sebab sudah mampu melindungi hampir 80 persen dari total penduduk Indonesia. Sebagai pembanding, adalah Jerman. Selama 120 tahun berjalan, baru bisa melindungi 85 persen dari populasi penduduk.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Austria juga demikian. Kurun waktu 79 tahun untuk melindungi 99 persen populasi penduduknya. Sejauh ini baru Jepang dan Belgia saja yang cakupan jaminan sosialnya sudah mencapai 100 persen. Itupun waktunya juga tidak singkat," ujar Deputi Direksi Wilayah Jateng dan DIY Yogyakarta Aris Jatmiko usai melayani peserta JKN-KIS di Kantor Cabang Sleman, Sleman (6/7).

Aris memang berganti tugas dengan pegawai BPJS Kesehatan. Ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT BPJS Kesehatan ke-50. Selain itu juga untuk memastikan peserta JKN-KIS mendapatkan pelayanan terbaik. Aris melayani peserta penggantian tugas 'frontliner'. Sedangkan Kepala Cabang Sleman Janoe Tegoeh Prasetijo bertugas di BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Kulonprogo sehari sebelumnya.

"Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS sangat memberikan kesan tersendiri bagi kami. Tugas 'frontliner' sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS juga memiliki tantangan tersendiri," ujarnya.

Lebih lanjut Aris menuturkan, program JKN-KIS saat ini telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia. Itu berdasarkan jumlah kepesertaan yang telah melampaui 198,8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan 'Single Payer Institution'.

"Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita 'Universal Health Coverage' (UHC) atau cakupan kesehatan semesta. Dimana seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan," urainya. (Awh)